Konten Media Partner

Wagub Kalbar Pastikan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat Pemanfaatan SDA

7 Oktober 2025 16:19 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Wagub Kalbar Pastikan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat Pemanfaatan SDA
Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan pastikan tingkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pemanfaatan sumber daya alam agar mereka juga merasakan dampak signifikan. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan berdialog dengan masyarakat di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalbar. Foto: Dok. Adpim Pemprov Kalbar
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan berdialog dengan masyarakat di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalbar. Foto: Dok. Adpim Pemprov Kalbar
Hi!Pontianak - Usai melaksanakan kegiatan di SMA Negeri 1 Sandai, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang pada Senin, 6 Oktober 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Krisantus menyempatkan diri bersilaturahmi dan berdialog dengan para tokoh masyarakat setempat untuk mendengarkan aspirasi dan isu-isu penting terkait pembangunan daerah, investasi, dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam dialog yang berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh makna, Krisantus menyoroti persoalan ketidakseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam (SDA) dan tingkat kesejahteraan masyarakat lokal. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi yang dinilainya belum berkeadilan bagi masyarakat di sekitar wilayah investasi.
Wagub Krisantus berdialog bersama masyarakat setempat. Foto: Dok. Adpim Pemprov Kalbar
โ€œSaya rasa ini tidak berkeadilan dan tentu banyak faktor penyebabnya. Salah satunya karena jumlah penduduk kita kecil, sementara potensi sumber daya alam, seperti tambang dan perkebunan begitu besar. Namun, sayangnya, belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar,โ€ kata Krisantus.
Wagub Kalbar menegaskan bahwa tanggung jawab pemerintah adalah memastikan kekayaan alam Kalimantan Barat membawa manfaat nyata bagi masyarakatnya. Ia menilai, ketika masyarakat telah menyerahkan lahan untuk kepentingan investasi, maka imbalan pertama yang harus diberikan adalah peningkatan kesejahteraan, bukan sekadar kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
โ€œContohnya kebun. Lahan yang diserahkan masyarakat untuk perkebunan harus ditukar dengan kesejahteraan mereka. Itu prioritas utama,โ€ tegas Krisantus.
Krisantus juga menyoroti banyaknya izin usaha pertambangan di Ketapang yang menurutnya perlu ditata ulang untuk memastikan keberlanjutan dan keadilan bagi masyarakat.
โ€œDi Kabupaten Ketapang ini ada 157 Izin Usaha Pertambangan (IUP). Ini tentu harus kita benahi, harus kita rapikan ke depan,โ€ jelasnya.
Lebih lanjut, Krisantus mengajak para pelaku usaha dan investor agar mengubah cara pandang terhadap Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa Kalbar bukan sekadar tempat untuk mencari keuntungan ekonomi, tetapi juga rumah bagi masyarakat yang layak menikmati hasil kekayaan alam daerahnya sendiri.
โ€œKekayaan yang didapat dari Kalbar harus membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah. Jangan sampai hanya menanam modal, mengambil hasil bumi, lalu semuanya dibawa keluar. Itu yang tidak saya inginkan,โ€ pungkasnya.
Wagub Krisantus berfoto bersama usai dialog. Foto: Dok. Adpim Pemprov Kalbar
Wagub Krisantus menutup pertemuan tersebut dengan menyerukan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam memperbaiki tata kelola sumber daya alam di Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa upaya perbaikan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan seluruh komponen masyarakat.
โ€œSaya bersama Pak Gubernur, langkah demi langkah, terus merapikan kondisi Kalimantan Barat. Tahap demi tahap, kita lakukan pembenahan untuk masa depan yang lebih baik,โ€ ujarnya dengan penuh optimisme.
Kunjungan kerja Wagub Krisantus Kurniawan di Ketapang ini kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat. Melalui dialog langsung dengan masyarakat, ia menunjukkan kepemimpinan yang terbuka, tegas, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Trending Now