Konten Media Partner
Wujud Satu Rasa, Tim Satu Asai Antar Kursi Roda untuk Marisa Aya di Melawi
28 September 2025 10:45 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Wujud Satu Rasa, Tim Satu Asai Antar Kursi Roda untuk Marisa Aya di Melawi
Komunitas Satu Asai membantu warga penyandang disabilitas dengan memberikan kursi roda di Kabupaten Melawi, Kalbar. Penyaluran kursi roda ini menjadi program utama mereka. #publisherstory #hipontianakHiPontianak

Hi!Pontianak - Marisa Aya, seorang warga Dusun Bemban Pengersit, Desa Bayur Raya, Kecamatan Pinoh Selatan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menerima bantuan kursi roda dari Tim Satu Asai pada Jumat, 26 September 2025. Bantuan ini diberikan untuk memudahkan aktivitas sehari-hari Marisa yang mengalami kelumpuhan.
Satu Asai merupakan perkumpulan sosial warga Desa Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar. Dalam bahasa Dayak Desa, Satu Asai berarti 'satu kepedulian' atau 'satu rasa'. Komunitas ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga aktif dalam menangani masalah sosial, terutama membantu warga penyandang disabilitas.
Ketua Tim Satu Asai, Yosep Jopi, menjelaskan bahwa penyaluran kursi roda menjadi salah satu program utama komunitasnya.
βBantuan ini diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, terutama penyandang disabilitas, untuk meringankan beban mereka dalam beraktivitas sehari-hari,β kata Yosep.
Perjalanan tim dari Sintang menuju Melawi turut didampingi pemuda Katolik KOMAC Paroki Pandan dan KOMAC Manggala. Setibanya di Dusun Bemban Pengersit, tim disambut hangat oleh keluarga Marisa dan masyarakat setempat.
Pihak keluarga mengaku sangat terbantu dengan adanya kursi roda tersebut.
βKami berterima kasih kepada Tim Satu Asai karena bantuan ini akan memudahkan Marisa untuk beraktivitas sehari-hari,β ujar salah satu perwakilan keluarga.
Yosep Jopi juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mendukung program sosial ini, βKami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Homestay Boy Kuching, Malaysia, atas dukungan luar biasa mereka. Bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi warga yang sedang mengalami kesulitan.β
Selain itu, Yosep menyoroti kondisi keluarga penerima bantuan. βMarisa merupakan penyandang disabilitas, sementara suaminya bekerja serabutan dengan kondisi fisik tidak memiliki tangan sebelah kanan. Namun, semangat mereka luar biasa. Karena itu, mereka layak mendapatkan perhatian dan bantuan,β tutupnya.
