Konten dari Pengguna

Merenungi Makna Kemerdekaan di Hari 17 Agustus 2025

Husni Rahim
Akademisi , Cendekiawan Bidang Pendidikan dan Penulis Buku.
11 Agustus 2025 10:18 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Merenungi Makna Kemerdekaan di Hari 17 Agustus 2025
80 tahun kemerdekaan adalah momen refleksi dan aksi. Mari jaga persatuan, tingkatkan kualitas bangsa, manfaatkan peluang, dan wujudkan Indonesia merdeka, adil, makmur. Merdeka!
Husni Rahim
Tulisan dari Husni Rahim tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Poto bendera berkibar di museum Fatahillah (poto dokumentasi husni rahim)
zoom-in-whitePerbesar
Poto bendera berkibar di museum Fatahillah (poto dokumentasi husni rahim)
Setiap tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan, hari bersejarah saat proklamasi dikumandangkan pada tahun 1945. Kini, di tahun 2025, kita memasuki 80 tahun kemerdekaan, sebuah momentum penting untuk mengenang, merefleksi, dan merencanakan masa depan sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Mengapa Perlu Memperingati Hari Kemerdekaan?

Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan. Ia adalah tindakan kolektif untuk menjaga ingatan sejarah, menghormati para pejuang, dan menanamkan semangat kebangsaan pada generasi penerus.
Tanpa memperingatinya:
• Kita berisiko melupakan pengorbanan darah dan air mata para pendahulu kita.
• Kita bisa kehilangan arah sebagai bangsa, karena lupa pada akar perjuangan dan nilai kebangsaan.
Melalui peringatan ini, kita menyadari bahwa kemerdekaan tidak datang dengan mudah, dan tanggung jawab untuk mengisinya adalah tugas seluruh rakyat Indonesia.
Jalan pagi perayaan kemerdekaan Republik Indonesia di Bambu Apus,Pamulang, Tangsel. (poto dokumentasi husni rahim)

Apa Makna Kemerdekaan Bagi Rakyat Indonesia?

Kemerdekaan adalah hak untuk menentukan masa depan sendiri—baik sebagai individu maupun sebagai bangsa. Bagi rakyat Indonesia, kemerdekaan bermakna:
1. Bebas dari penjajahan fisik dan mental, termasuk dari kemiskinan, ketertinggalan, dan ketidakadilan.
2. Memiliki akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.
3. Berdaulat dalam ekonomi dan budaya, tanpa tergantung sepenuhnya pada pihak asing.
4. Menjadi warga yang aktif berpartisipasi dalam demokrasi dan pembangunan.
Kemerdekaan juga merupakan kesempatan untuk membentuk Indonesia yang lebih adil, makmur, dan beradab.

Peluang yang Terbuka bagi Rakyat Indonesia

Di usia kemerdekaan ke-80 ini, Indonesia menghadapi berbagai peluang besar:
• Bonus demografi: Mayoritas penduduk Indonesia adalah usia produktif. Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi luar biasa jika dikelola dengan baik.
• Transformasi digital: Teknologi membuka jalan bagi inovasi di bidang pendidikan, pertanian, UMKM, dan pelayanan publik.
• Posisi geopolitik strategis: Sebagai negara besar di ASEAN, Indonesia bisa memimpin dalam diplomasi, perdagangan, dan kerja sama global.
• Energi terbarukan dan ekonomi hijau: Peluang untuk menjadi pelopor energi bersih dan industri berkelanjutan.

Persiapan untuk Mengambil Peluang Itu

Namun, peluang tak akan berarti tanpa persiapan matang. Rakyat Indonesia perlu:
1. Meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan, termasuk literasi digital dan kewirausahaan.
2. Menumbuhkan semangat gotong-royong dan kolaborasi, baik antarwarga maupun antara masyarakat dan pemerintah.
3. Menegakkan integritas dan kejujuran, agar pembangunan tidak dirusak oleh korupsi atau kepentingan sempit.
4. Merawat persatuan dalam keberagaman, agar perbedaan menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
5. Mendukung kebijakan yang berorientasi jangka panjang, terutama di bidang lingkungan, pangan, dan energi.
Pengingat!
17 Agustus 2025 adalah panggilan, bukan hanya untuk bersyukur atas kemerdekaan, tetapi juga untuk bergerak lebih jauh—mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Merdeka bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab sejarah yang terus harus diisi. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya, inovasi, dan semangat kebangsaan yang tak pernah padam.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-80!
Merdeka!
Trending Now