Konten dari Pengguna

GOBIS Suroboyo: Smart Mobility Kota Surabaya

Ian Firstian Aldhi
Doktor Pengembangan SDM, Smart City Researcher, Research Team Center for Dynamic Capability (CDC) Universitas Airlangga, Co-Founder Firstian Consulting Education.
8 Oktober 2025 8:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
GOBIS Suroboyo: Smart Mobility Kota Surabaya
GOBIS Suroboyo sebagai smart mobility Kota Surabaya menghadirkan pengalaman transportasi digital real time, sebuah bagian penting dari ekosistem smart city Surabaya yang berkelanjutan. #userstory
Ian Firstian Aldhi
Tulisan dari Ian Firstian Aldhi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Kota Surabaya. Foto: RnC Studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kota Surabaya. Foto: RnC Studio/Shutterstock
GOBIS Suroboyo (akronim dari Golek Bis 'mencari bus') adalah aplikasi resmi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya yang mendukung operasional Suroboyo Bus dalam kerangka smart mobility (salah satu pilar smart city) dengan menyediakan informasi perjalanan berbasis data real time kepada publik.
Aplikasi ini menampilkan pergerakan armada dan jarak antarhalte secara real time melalui ponsel, memanfaatkan pelacak GPS di bus dan koneksi internet pengguna; sejak 2018 ia dirancang untuk memudahkan warga merencanakan perjalanan, menurunkan ketidakpastian waktu tunggu, dan mendorong peralihan ke angkutan umum yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Informasi fungsi inti tersebut dinyatakan pada laman resmi aplikasi (Android) dan ulasan layanan Suroboyo Bus, sementara istilah β€œGOBIS” sendiri diterangkan sebagai portmanteau dari golek bis oleh laporan media nasional.
Dalam pengembangan fitur, Dishub menambahkan mekanisme β€œMenunggu di Halte” (2019) berupa pemindaian QR di halte yang memberi sinyal ke kru bus terdekat dan pusat kendali di Terminal Joyoboyo.
Ilustrasi menggunakan aplikasi maps saat traveling. Foto: Shutter Stock
Ketersediaan platform GOBIS juga meluas. Selain Android, per 29 Juli 2025, GOBIS hadir di iOS (dengan live activity widget untuk memantau bus dari layar kunci), mencerminkan inclusion digital strategy agar akses informasi mobilitas menjangkau lebih banyak pengguna.
Adopsinya pun tinggi. Di Google Play,tercatat 500 ribu lebih unduhan dan pembaruan terakhir pada 29 Agustus 2025, yang menandakan keberlanjutan pemeliharaan layanan oleh pemerintah kota Surabaya.
Sejumlah kajian akademik mengevaluasi kegunaan GOBIS. Studi awal menyoroti keterbatasan ETA dan antarmuka, lalu riset lanjutan mengusulkan optimalisasi ui/ux,serta memperkuat fungsi rute dan jadwal, menunjukkan siklus continuous improvement khas layanan digital pemerintah.
Pada fase awal peluncuran, pemberitaan juga menyebut rencana integrasi informasi angkutan lain dan e-ticketing lintas moda, menggarisbawahi peran GOBIS sebagai simpul informasi mobilitas kota.
Ilustrasi perjalanan darat. Foto: Shutter Stock
Dengan demikian, GOBIS dapat dipahami sebagai implementasi konkret Smart Mobility Surabaya, aplikasi mobile milik pemerintah yang menghubungkan data armada, halte, dan pusat kendali untuk meningkatkan pengalaman pengguna, efisiensi operasional, serta kualitas tata kelola transportasi publik dalam ekosistem kota cerdas.
GOBIS Suroboyo adalah simbol pergeseran paradigma transportasi menuju kota yang lebih cerdas, inklusif, dan manusiawi. Ketika warga mulai mengandalkan data real-time untuk menentukan perjalanan, sesungguhnya mereka sedang berpartisipasi dalam membangun budaya mobilitas baru: budaya efisiensi, kolaborasi, dan keberlanjutan.
Bayangkan jika setiap langkah kecil seperti membuka aplikasi ini menjadi bagian dari gerakan besar untuk mengurangi kemacetan, menekan emisi karbon, dan memperkuat keterhubungan antarsesama warga kota.
Melalui GOBIS, Surabaya menunjukkan bahwa transformasi digital bukan hanya tentang teknologi, melainkan tentang perubahan perilaku kolektif menuju masa depan urban yang lebih cerdas dan berkeadilan. Sudahkah kita menjadi bagian dari perjalanan cerdas itu?
Trending Now