Konten Media Partner
Budidaya Ikan Hias di Selokan, Cara Jitu RSSI Pangkalan Bun Percantik Lingkungan
7 Mei 2022 11:08 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Budidaya Ikan Hias di Selokan, Cara Jitu RSSI Pangkalan Bun Percantik Lingkungan
Budidaya ikan hias itu dilakukan dalam upaya mewujudkan rumah sakit yang ramah lingkungan. #publisherstoryInfoPBUN

InfoPBUN, KOTAWARINGIN BARAT - Rumah Sakit Sultan Imanudin (RSSI) Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, punya cara kreatif mempercantik lingkungannya. Mereka memanfaatkan selokan yang tadinya hanya berfungsi sebagai saluran air, diubah menjadi lokasi budidaya ikan Koi dan Nila.
Meski begitu, pemanfaatan tersebut tidak mengubah fungsi dari selokan itu sendiri dan tetap berfungsi sebagai penyalur air ke tempat yang rendah, terutama saat terjadi hujan. Malah, keberadaan ratusan ikan berwarna-warni semakin klop dengan penataan tanaman hias yang berada di sampingnya, sehingga cocok sebagai lokasi healing bagi pengunjung maupun pasien rumah sakit.
Direktur RSSI Pangkalan Bun dr Fachruddin mengungkapkan, budidaya ikan dalam selokan ini sudah dilakukan sejak awal tahun 2021 silam. Ketika itu, dirinya terinspirasi setelah melihat selokan yang dipenuhi ikan hias di salah satu hotel dan rumah rekannya.
Ia pun lantas mencoba menerapkan ide tersebut, mengingat di sekitar RSSI banyak terdapat sumber mata air alami. Di samping budidaya ikan hias di dalam selokan, pihaknya membuat kolam mini di sejumlah titik.
"Inspirasi dari beberapa hotel dan rumah teman. Dan lihat di RSSI banyak selokan dan air juga banyak, baik air hujan maupun sumber air sendiri. RSSI lagi fokus ke arah green hospital, jadi pembangunan ramah lingkungan," ungkap Fachruddin kepada InfoPBUN, Sabtu (7/5/2022).
Pria yang akrab disapa dokter Unding ini berharap keberadaan budidaya ikan hias di rumah sakit dapat menjadi sarana rekreasi bagi para penikmatnya, sekaligus menjadi hiburan bagi pasien untuk mempercepat proses penyembuhan.
"Untuk tempat refreshing pasien, keluarga pasien dan karyawan RSSI. Lokasi ada di 3 tempat," tutur dia.
Guna memastikan ikan hias maupun areal taman terawat dengan baik, pihaknya telah membentuk tim pengelola yang bertugas memastikan sirkulasi dan kebersihan selokan tetap terjaga.
"Sirkulasi air dan perawatan ada tim yang menangani khusus," pungkas Fachruddin.
