Konten dari Pengguna
Perjalanan KPS2K dalam Membuka Ruang Aman Setara bagi Perempuan
24 Mei 2025 14:10 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Perjalanan KPS2K dalam Membuka Ruang Aman Setara bagi Perempuan
perjuangan perempuan untuk mendorong kesetaraan gender di masyarakat Inge Novalia
Tulisan dari Inge Novalia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelompok Perempuan dan Sumber-Sumber Kehidupan (KPS2K) Jawa Timur merupakan sebuah organisasi perempuan yang konsisten dalam memperjuangkan keadilan dan kesetaraan gender di tengah masyarakat. Mereka menapaki perjalanan panjang yang penuh semangat dan pengabdian luar biasa, menunjukkan posisi perempuan yang strategis dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam organisasi maupun di komunitas masyarakat. Organisasi ini menjadi ruang bagi perempuan untuk menyuarakan aspirasi, berorganisasi, serta bersama-sama memperjuangkan hak-hak mereka.
KPS2K Jatim menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman masyarakat, hingga diskriminasi yang masih melekat. Namun, adanya semangat pantang menyerah dan tekad yang kuat mendorong mereka untuk terus bergerak lebih maju. Melalui proses dari pengalaman yang telah dilalui, memberikan dukungan satu sama lain, serta membangun jaringan kerja sama yang luas, KPS2K Jatim secara bertahap tumbuh menjadi sebuah organisasi yang kokoh dan memiliki pengaruh signifikan.
Inge Novalia, seorang mahasiswa semester 6 dari program studi Ilmu Komunikasi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, mengikuti program magang selama empat bulan di KPS2K Jatim. Dalam program magang tersebut, Inge beserta rekan-rekannya secara langsung terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan yang digagas oleh KPS2K. Keterlibatan mereka meliputi advokasi hak-hak perempuan dan berbagai aktivitas pemberdayaan di masyarakat. Pengalaman ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda dapat memperkuat suara perempuan di ruang-ruang sosial melalui aksi langsung dan kolaborasi dengan organisasi perempuan.
Ragam Kegiatan KPS2K Jatim
KPS2K Jatim melaksanakan berbagai kegiatan yang saling terintegrasi dengan tujuan utama memperjuangkan kesetaraan gender. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi:
1. Advokasi Kebijakan: KPS2K Jatim aktif mendorong perubahan kebijakan di tingkat lokal dan nasional, termasuk kebijakan perlindungan perempuan korban kekerasan, akses pendidikan dan kesehatan bagi perempuan, serta partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan.
2. Pelatihan dan Pemberdayaan: Organisasi ini rutin mengadakan pelatihan di berbagai bidang seperti kewirausahaan, manajemen keuangan, kesehatan reproduksi, dan kepemimpinan. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan.
3. Sosialisasi dan Edukasi: KPS2K Jatim aktif melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan gender melalui berbagai kegiatan seperti penyebaran informasi lewat media sosial, seminar, lokakarya. Upaya ini diarahkan untuk mengubah cara pandang masyarakat yang masih berpegang pada sistem patriarki dan menciptakan suasana yang lebih ramah dan inklusif bagi perempuan.
4. Pendampingan Korban Kekerasan: KPS2K Jatim menyediakan layanan pendampingan hukum dan psikososial bagi perempuan korban kekerasan, termasuk konseling, bantuan hukum, dan rujukan ke layanan kesehatan yang diperlukan.
5. Penelitian dan Dokumentasi: Organisasi ini juga melaksanakan penelitian dan dokumentasi terkait isu-isu perempuan di jawa timur. Hasil dari penelitian tersebut kemudian dijadikan sebagai landasan dalam melakukan advokasi kebijakan serta merancang program-program pemberdayaan yang efektif.
Perjalanan KPS2K Jatim dalam memperjuangkan kesetaraan gender penuh tantangan, namun dampaknya sangat nyata. Berkat dedikasi dan kerja keras mereka, semakin banyak perempuan di Jawa Timur yang memperoleh akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi. Sebagai mahasiswa magang MBKM beruntung bergabung di KPS2K Jatim telah menjadi contoh konkret bagaimana organisasi perempuan dapat berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara. Kisah perjuangan mereka menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk berani bersuara dan memperjuangkan hak-haknya, serta diharapkan terus membawa perubahan positif bagi perempuan di Indonesia.

