Konten Media Partner

Benjolan di Vagina: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

14 Desember 2022 20:01 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Benjolan di Vagina: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
Benjolan di vagina dapat terjadi akibat berbagai kondisi, termasuk kista dan herpes simpleks. Bagaimana cara mengatasinya?
Kata Dokter
Apa penyebab benjolan di vagina? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Apa penyebab benjolan di vagina? Foto: Unsplash
Benjolan di vagina dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, mulai dari infeksi dari suatu penyakit, kanker, hingga kelainan wajar yang tidak berbahaya. Kendati demikian, benjolan tersebut menimbulkan perasaan yang tidak nyaman dan biasanya diikuti dengan beberapa gejala, seperti gatal, nyeri, dan pendarahan.
Untuk menghilangkan benjolan tersebut, penting untuk mencari tahu terlebih dahulu apa saja penyebab-penyebabnya. Ingin tahu lebih lengkap apa saja penyebab benjolan di vagina dan bagaimana cara mengobatinya? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.

Pengertian Benjolan di Vagina

Benjolan di vagina menimbulkan beberapa kekhawatiran untuk para wanita. Sebab, benjolan sering dihubungkan dengan gejala dari munculnya suatu penyakit berbahaya, seperti infeksi hingga kanker.
Menurut laman WebMD, benjolan di vagina muncul di sekitar vagina atau vulva. Sebagai informasi, vagina adalah organ berbentuk tabung yang berfungsi sebagai penghubung antara rahim dan leher rahim. Sementara itu, vulva adalah organ kelamin bagian luar yang terdiri dari labia minora, labia mayora, dan kelenjar Skene.
Benjolan di vagina umumnya berisi cairan, udara, hingga zat lainnya. Untuk ukurannya, benjolan di vagina ada yang memiliki bentuk sangat kecil, tetapi ada juga yang berbentuk cukup besar.

Penyebab Benjolan di Vagina

Varises vagina yang terjadi saat kehamilan jadi penyebab benjolan di vagina. Foto: Unsplash
Benjolan di vagina dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, mulai dari infeksi hingga kanker. Menurut laman Medical News Today, berikut beberapa penyebab benjolan di vagina yang perlu untuk diwaspadai.

1. Kista di bibir vagina

Penyebab benjolan di vagina yang pertama adalah kista di bibir vagina. Perlu diketahui, bibir vagina memiliki jenis kelenjar, seperti kelenjar bartholin dan skene. Ketika kista menyerang, kelenjar ini dapat tersumbat dan terinfeksi.
Kista pada bibir vagina umumnya memiliki ukuran yang kecil dan tidak membutuhkan penanganan terapi khusus. Namun, kista yang sudah terinfeksi dan menyebabkan gejala, seperti nyeri dan bengkak, perlu ditangani sesegera mungkin.

2. Herpes simpleks

Penyebab lain dari munculnya benjolan di vagina adalah herpes simpleks. Virus ini menular melalui hubungan seksual. Virus yang menyebabkan herpes simpleks ini biasanya akan diam saja di dalam tubuh, tetapi akan terbangun ketika daya tahan tubuh sedang menurun.
Gejala awal yang dirasakan dari herpes simpleks adalah kesemutan hingga nyeri yang menjalar pada daerah vagina, yang kemudian dapat menyebar hingga ke bokong dan paha. Tidak hanya itu, herpes simpleks juga akan menimbulkan rasa nyeri di bibir vagina yang diikuti dengan rasa nyeri.

3. Kutil kelamin

Kutil kelamin adalah infeksi yang disebabkan oleh virus human papillomavirus (HPV). Pada awalnya, benjolan ini muncul sebagai bintik-bintik kecil. Namun, lama-kelamaan, benjolan tersebut akan bersatu dan membesar seperti kembang kol atau jengger ayam.
Kutil kelamin ini menimbulkan beberapa gejala yang perlu diwaspadai, mulai dari rasa gatal hingga terbakar. Jika gejala ini terus-menerus dirasakan, disarankan untuk segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih memadai.

4. Varises vagina

Penyebab lain dari benjolan di vagina adalah munculnya varises vagina. Menurut laman Healthline, varises vagina adalah varises yang terjadi di permukaan luar vagina. Umumnya, varises ini muncul selama kehamilan, terutama pada kehamilan kedua, karena adanya peningkatan volume darah di daerah panggul.
Kondisi ini tidak selalu menimbulkan gejala dan akan hilang dengan sendirinya sekitar 1 bulan usai melahirkan. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai dari varises vagina ini.
Terlebih jika pengidapnya merasakan beberapa gejala, seperti nyeri, bengkak, hingga sulit untuk berjalan atau berhubungan seksual.

Gejala Benjolan di Vagina

Gejala-gejala benjolan di vagina. Foto: Unsplash
Gejala benjolan di vagina pada umumnya berbeda-beda tergantung dari penyebab-penyebabnya yang dialami. Namun, ada beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan gejala benjolan di vagina.
Lebih jelasnya, berikut beberapa gejala benjolan di vagina, seperti yang sudah dijelaskan dalam laman Mayo Clinic.

Cara Mengobati Benjolan di Vagina

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pengobatan benjolan di vagina berbeda-beda dan tergantung dari penyebab-penyebab yang dialaminya. Berikut beberapa cara mengobati benjolan di vagina, seperti yang dikutip dari laman Mayo Clinic.

Cara Mencegah Benjolan di Vagina

Benjolan di vagina menimbulkan rasa yang tidak nyaman karena gejala-gejala yang dirasakan. Supaya terhindar dari kondisi tersebut, ada beberapa langkah pencegahan benjolan di vagina yang dapat dilakukan.
Menyadur laman Cleveland Clinic, berikut beberapa cara mencegah benjolan di vagina.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Trending Now