Konten dari Pengguna

IOC dan Kemunafikan serta Standar Gandanya

KH Anwar Abbas
Wakil Ketua Umum MUI, Ketua PP Muhammadiyah
27 Oktober 2025 9:44 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
IOC dan Kemunafikan serta Standar Gandanya
Jadi IOC dalam hal ini telah memperlihatkan sikap munafiknya, karena menerapkan standard ganda dan itu jelas- jelas bukan merupakan sebuah perbuatan terpuji.
KH Anwar Abbas
Tulisan dari KH Anwar Abbas tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bendera dan lambang Olimpiade di kantor pusat IOC, Swiss. Foto: REUTERS/Denis Balibouse
zoom-in-whitePerbesar
Bendera dan lambang Olimpiade di kantor pusat IOC, Swiss. Foto: REUTERS/Denis Balibouse
Dunia terutama negara-negara maju yang memiliki kedekatan politik dengan Amerika, sering memperlihatkan standard ganda dalam berbagai hal termasuk dalam bidang olahraga.
Ketika pecah perang antara Rusia dan Ukraina, IOC menjatuhkan sanksi tegas kepada Rusia--karena katanya Rusia telah melakukan invasi militer ke Ukraina sehingga FIFA melarang Rusia tampil di kualifikasi piala dunia 2022.
IOC juga telah melarang atlet Rusia untuk bertanding di Olimpiade 2024 dan dalam berbagai ajang internasional lainnya. Sikap IOC tersebut mendapat dukungan dari negara-negara sahabat barat dan Amerika sebagai bentuk solidaritas mereka terhadap Ukraina.
Namun di samping itu, yang disesalkan adalah ketidakadilan IOC yang tidak menindak Israel dan melarang atlet-atletnya untuk bertanding dalam berbagai pertandingan yang berskala dunia.
Padahal yang dilakukan Israel lebih dahsyat dari yang dilakukan Rusia, karena Israel bukan hanya sekadar melakukan invasi militer--tapi juga telah menjajah Palestina dan melakukan ethnic cleansing serta genosida.
Begitu juga saat melihat Amerika menginvasi Irak dan Afghanistan, organisasi olahraga sedunia tersebut hanya diam dan tidak pernah menghukum Amerika Serikat dengan kesalahan-kesalahannya.
Lalu sekarang Indonesia yang melarang atlet Israel untuk bertanding dalam kejuaraan senam dunia di Jakarta, IOC menghukum dengan melarang Indonesia untuk menjadi tuan rumah semua cabang olahraga yang ada di dalam naungan IOC.
Padahal indonesia baru saja berhasil menyelenggarakan kejuaraan senam dunia. Jadi apa yang dilakukan oleh IOC, jelas-jelas tidak konsisten. Sebab, menurut mereka kita jangan mencampurbaurkan antara olahraga dan politik padahal dalam kenyataannya mereka melakukan itu.
Jadi IOC dalam hal ini telah memperlihatkan sikap munafiknya, karena menerapkan standard ganda dan itu jelas-jelas bukan merupakan sebuah perbuatan terpuji.
Trending Now