10 Tips untuk Kamu yang Lagi Cari Kos di Jakarta
27 Juli 2025 11:11 WIB
ยท
waktu baca 6 menit
10 Tips untuk Kamu yang Lagi Cari Kos di Jakarta
Banyak pilihan kos tapi kamu tidak perlu bingung, kumparan telah merangkum tips mencari kos di Jakarta.kumparanBISNIS

Perantau dari luar kota pasti membutuhkan tempat tinggal selama bermukim di Jakarta, salah satu pilihan yang paling pas adalah menyewa kamar indekos. Ada banyak sekali jenis kos yang ditawarkan di kawasan, mulai dari yang murah sampai yang mahal. Kamu tinggal pilih mana yang paling cocok baik dari sisi harga, fasilitas, dan lokasi.
Banyak pilihan tapi kamu tidak perlu bingung, kumparan telah merangkum tips mencari kos di Jakarta, terlebih buat kamu para pendatang.
1. Tentukan lokasi kos
Pertama, kamu harus menentukan lokasi kos kamu. Pilih kos yang lokasinya strategis, misalnya, di pusat kota dan dekat ke kantor atau sekolah mu. Jadi kamu gak perlu jauh-jauh kalau berangkat kerja.
Untuk menentukan lokasi kos, kamu perlu menimbang kebutuhan. Misalnya, kamu bekerja di Pelabuhan Tanjung Priok, pilihlah kos di daerah Jakarta Utara. Sedangkan kalau kamu merantau untuk urusan bisnis, pilihlah kos di pusat kota seperti Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan.
Lokasi juga menentukan harga, jadi pertimbangkan baik-baik ya!
2. Akses jalan, transportasi, dan fasilitas umum
Selain lokasi, kamu juga harus mempertimbangkan aksesibilitas kawasan kos. Sebagai kota besar, Jakarta menawarkan transportasi yang lengkap. Kamu harus memanfaatkan fasilitas umum ini dengan baik, salah satunya adalah dengan memilih kos yang dekat dengan akses jalan, transportasi, dan fasilitas umum.
Kamu bisa memilih kos yang dekat dengan halte transjakarta atau BRT. Kalau kamu tidak terganggu suara kereta, kamu bisa juga pilih kos yang dekat dengan stasiun KRL. Dengan memanfaatkan transportasi umum, kamu dapat menghemat pengeluaran karena harganya paling terjangkau dibandingkan dengan moda yang lain.
Yang tidak kalah penting, pilih kos yang dekat dengan akses jalan dan berbagai fasilitas seperti warung makan, rumah ibadah, pasar, dan ATM.
3. Sesuaikan harga kos dengan budget
Kamu harus pilih kos sesuai dengan budget yang kamu punya. Harga kos di Jakarta sangat bervariasi, ada yang di bawah Rp 1 juta sampai di atas Rp 3 juta. Harga kos tergantung fasilitas yang ditawarkan dan kawasannya. Jadi pertimbangkan baik-baik harga dan kemampuan kamu dalam membayar sewa.
Berdasarkan penelusuran kumparan, rata-rata harga kos di Jakarta berbeda-beda tiap kawasan. Paling mahal Jakarta Selatan, rata-rata Rp 1,74 juta, disusul Jakarta Pusat seharga Rp 1,63 juta, Jakarta Barat 1,5 juta, Jakarta Utara 1,43 juta, dan Jakarta Timur Rp 1,24 juta. Sedangkan rata-rata harga kos di seluruh Jakarta Rp 1,48 juta.
4. Cek betul-betul fasilitas yang ditawarkan
Fasilitas kos juga harus dipertimbangkan matang-matang. Pastikan kos yang kamu pilih memiliki fasilitas-fasilitas yang kamu butuhkan dan dalam keadaan terawat. Kamu bisa minta penjelasan detail fasilitas kos kepada pemilik beserta foto-foto terbaru.
Umumnya, kos menawarkan fasilitas seperti kasur, lemari, meja, dan air. Untuk kos-kos premium bisa saja menawarkan fasilitas tambahan seperti AC, kamar mandi dalam, wifi, dapur, laundry, parkiran, sampai TV.
Harga juga menyesuaikan fasilitas-fasilitas yang ditawarkan, kamu tinggal pilih mau murah atau nyaman, bisa juga keduanya kalau kamu melakukan langkah selanjutnya.
5. Bandingkan kos-kos di kawasan yang sama
Setelah mempertimbangkan fasilitas kos, kamu bisa mendapatkan harga dan fasilitas yang paling cocok. Caranya dengan membandingkan harga kos di kawasan yang sama.
Yang perlu kamu bandingkan antara lain harga, fasilitas, dan aksesibilitas. Dengan membandingkan kos-kos di kawasan yang sama, kamu bisa menentukan kos mana yang paling murah, fasilitas lengkap, dan lokasi paling strategis.
6. Cari sumber kos yang terpercaya
Hati-hati penipuan kos! Sudah DP dan lunas ternyata kosnya fiktif atau tidak sesuai iklan.
Untuk menghindari itu, kamu harus mencari kos dari sumber yang terpercaya. Kamu bisa mencari kos lewat situs pencarian kos, media sosial, dan bertanya ke teman yang juga jadi penghuni kos.
Kalau kamu cari lewat situs, pastikan kos tersebut terverifikasi atau disewakan oleh penyedia yang resmi. Jika lewat media sosial, pastikan dulu track record akun yang menjajakan kos, cari juga testimoni dan nomor Whatsapp pemilik agar proses komunikasi lebih mudah, kamu jadi lebih leluasa untuk bertanya.
Selain itu, jangan ragu untuk mencari kos lewat teman. Mereka yang lebih dulu ngekos biasa tahu lebih banyak, sehingga informasi yang kamu terima bisa lebih valid.
7. Kalau sempat, survei langsung dulu
Cara paling oke buat mencari kos yakni dengan langsung survei ke kawasan yang kamu tuju. Dengan survei langsung, kamu bisa menghindari modus penipuan sekaligus melihat-lihat langsung kos yang kamu mau.
Survei juga bisa dilakukan jika kamu pesan kos secara daring. Sebelum melakukan transaksi, kamu dapat meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik untuk datang ke kos. Jika fasilitas dan kondisi kos sesuai yang kamu inginkan, baru lakukan transaksi.
Jika tidak sempat mengunjungi kos secara langsung, minimal kamu melakukan video call dengan pemilik atau penjaga kos sehingga kamu bisa punya bayangan seperti apa keadaan kos.
8. Tanyakan testimoni penghuni kos
Kalau kamu jadi survei langsung ke lokasi kos, kamu bisa tanya testimoni penghuni kos yang kamu temui. Kalau kamu melakukan survei kos daring, kamu bisa melihat testimoni kos di situs maupun di media sosial.
Testimoni penting yang kamu butuhkan seputar kelayakan fasilitas, keamanan, kebersihan, iuran-iuran, dan keadaan lingkungan sekitar kos.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kecocokan kos dengan kebutuhan kamu sekaligus menghindari penipuan.
9. Pertimbangkan jenis kos: campur, putra, atau putri
Yang tidak kalah penting, kamu harus menentukan jenis kos apa yang kamu inginkan. Ada kos campur, khusus putra, dan putri. Hasil penelusuran kumparan, di Jakarta lebih banyak kos campur.
Kamu bisa memilih kos khusus putra atau putri jika kamu lebih nyaman. Tapi kalau kamu tidak masalah dengan kos campur juga silahkan. Pilih sesuai kebutuhan, budget, dan fasilitas ya!
10. Pilih kos yang bisa bayar per bulan
Tak jarang dijumpai pemilik kos yang memberlakukan periode bayar kos per tiga bulan, per semester, bahkan per tahun. Tapi kami merekomendasikan kamu untuk mencari kos yang bisa bayar per bulan. Mengapa?
Periode pembayaran kos per bulan dapat memudahkan kamu, selain tidak memberatkan secara finansial, kamu juga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Misalnya, jika seiring berjalannya waktu kamu merasa tidak cocok dengan lingkungan kos, kamu tidak perlu menunggu lama untuk pindah karena periode kos kamu hanya satu bulan. Atau jika kamu menemukan kos lain yang lebih cocok, kamu bisa segera pindah tanpa menunggu berbulan-bulan.
