7 Pekerja Masih Terjebak, Freeport Kerahkan Bor-Drone di Tambang Bawah Tanah

11 September 2025 21:02 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
7 Pekerja Masih Terjebak, Freeport Kerahkan Bor-Drone di Tambang Bawah Tanah
Ketujuh pekerja Freeport belum juga ditemukan. Pencarian terus dilakukan, termasuk pasang alat bor di dalam tambang bawah tanah.
kumparanBISNIS
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas ikut memantau pencairan 7 pekerja yang terjebak lumpur di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) Freeport, Kamis (11/9/2025). Foto: Freeport Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas ikut memantau pencairan 7 pekerja yang terjebak lumpur di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) Freeport, Kamis (11/9/2025). Foto: Freeport Indonesia
PT Freeport Indonesia (PTFI) terus berupaya melakukan penyelamatan tujuh pekerja yang terdampak banjir lumpur di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC). Presiden Direktur Freeport Tony Wenas juga ikut memantau pencarian ini di sekitar area tambang.
VP Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengatakan PTFI berkoordinasi dengan Tim Inspektur Tambang Kementerian ESDM, MIND ID, Freeport McMoRan serta pemerintah Provinsi Papua dan Papua Tengah yang berada di lokasi.
Update situasi terkini insiden banjir lumpur di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) Freeport, Kamis (11/9/2025). Foto: Freeport Indonesia
"Tim Tanggap Darurat PTFI bekerja tanpa henti membuka akses ke lokasi perkiraan keberadaan karyawan dengan alat berat, bor, dan drone, meski terkendala material basah aktif, sambil berupaya memulihkan kembali akses komunikasi," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (11/9).
Kepada keluarga ketujuh pekerja, Freeport juga memberi pembaruan informasi. "Terima kasih atas dukungan semua pihak dan memohon doa untuk kelancaran penyelamatan serta tim di lapangan," katanya.
Sementara itu, Tony Wenas yang berada di lokasi mengatakan tantangan utama yang dihadapi adalah volume material longsor yang jauh lebih besar dari perkiraan awal, sehingga membutuhkan penanganan ekstra dan waktu lebih lama. Selain itu, kondisi area terdampak masih menunjukkan adanya pergerakan lumpur bijih basah yang aktif.
Sebagai bentuk dukungan kepada keluarga korban, PTFI akan mendatangkan keluarga para pekerja yang terjebak ke area kerja di Tembagapura agar bisa mendapatkan informasi terkini secara langsung. Perusahaan juga berjanji memberikan pembaruan secara berkala mengenai perkembangan penyelamatan.
β€œKaryawan adalah aset utama kami. Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi usaha kita semua untuk menyelamatkan tujuh karyawan tersebut,” katanya.
Update situasi terkini insiden banjir lumpur di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) Freeport, Kamis (11/9/2025). Foto: Freeport Indonesia
Trending Now