Airlangga: IMF Sebut RI Jadi Titik Terang di Tengah Ketidakpastian Global

16 Oktober 2025 10:42 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Airlangga: IMF Sebut RI Jadi Titik Terang di Tengah Ketidakpastian Global
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap IMF menilai jika Indonesia menjadi titik terang di tengah ketidakpastian global.
kumparanBISNIS
Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ditemui di JCC, Jakarta Pusat usai Investor Daily Summit 2025 pada Kamis (9/10/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ditemui di JCC, Jakarta Pusat usai Investor Daily Summit 2025 pada Kamis (9/10/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap IMF menilai jika Indonesia menjadi titik terang di tengah ketidakpastian global. Hal ini juga disebut sebagai kepercayaan dunia terhadap Indonesia.
Sebelumnya, IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,9 persen untuk tahun 2025 dan 2026. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan laporan sebelumnya pada Juli 2025 yang mematok pertumbuhan di level 4,8 persen.
β€œDi antara berbagai negara di G20, menurut Managing Director daripada IMF, Ibu Kristalina, mengatakan Indonesia adalah the bright spot di tengah ketidakpastian. Jadi ini memberikan kepercayaan kepada dunia internasional,” kata Airlangga usai acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran yang diselenggarakan Metro TV di JS Luwansa, Jakarta Selatan pada Kamis (16/10).
Airlangga juga menyebut kepercayaan itu bisa diraih dengan peringkat investasi Indonesia yang masih stabil dan beberapa indikator ekonomi yang juga stabil.
Foto udara pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B Rute Velondrome-Rawamangun di kawasan Pramuka, Matraman, Jakarta, Selasa (22/7/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
Selain itu, ia juga yakin berbagai program pemerintah yang sedang menjadi fokus seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Untuk MBG, ia menyebut program tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 3 persen.
β€œKita berharap pada saat puncaknya nanti bisa menyediakan 30 ribu dapur dan akan mempekerjakan sekitar 1,4 juta orang dan rule of thumb daripada pertumbuhan ekonomi, setiap Rp 400 ribu adalah 1 persen nah dari situ bisa mendorong pertumbuhan 2-3 persen,” ujarnya.
Sementara untuk Koperasi Desa Merah Putih, dia juga menyebut program tersebut akan terus didukung dengan peningkatan dana desa.
β€œKoperasi Merah Putih yang akan didorong 80 ribu, dimana selama 10 tahun Indonesia menggelontorkan dana desa Rp 1 miliar per satu desa, tetapi dengan Koperasi Desa Merah Putih nanti yang digelontorkannya 4 kalinya, jadi Rp 4 miliar. Nah tentu efek-efek ini akan menambah pertumbuhan terhadap engine yang sekarang bekerja,” kata Airlangga.
Trending Now