Amran Ungkap Sudah Pecat 192 Pejabat Kementan-Cabut 2.300 Izin Distributor Pupuk
7 Januari 2026 17:58 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Amran Ungkap Sudah Pecat 192 Pejabat Kementan-Cabut 2.300 Izin Distributor Pupuk
Mentan Amran Sulaiman menegaskan kalau ada pihak yang tak mengikuti aturan soal pangan akan ditindak, termasuk pejabat Kementan.kumparanBISNIS

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan saat ini sudah mencabut 2.300 izin distributor pupuk karena menaikkan harga pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pada Oktober 2025, harga pupuk turun hingga 20 persen. Pupuk jenis urea turun dari Rp 2.250 menjadi Rp 1.800 per kilogram atau dari Rp 112.500 menjadi Rp 90.000 per sak. Sementara pupuk NPK turun dari Rp 2.300 menjadi Rp 1.840 per kilogram atau dari Rp 115.000 menjadi Rp 92.000 per sak.
โKadang kami disampaikan bahwa ini Mentan kejam. Karena izin yang kami cabut sudah 2.300. Seluruh Indonesia kita cabut izinnya. Begitu naik harga dari HET, main-main kita langsung cabut izinnya. Dan pada hari itu juga, hanya ditombol, langsung kita cabut izinnya,โ kata Amran dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Rabu (7/1).
Tindakan tegas juga dilakukan kepada seluruh pihak yang terlibat pada kejahatan di sektor pangan. Berdasarkan hasil penindakan Satgas Pangan Polri 2024-2025 terdapat 92 kasus di sektor pangan. Amran menyebut ada beberapa oknum pejabat di Kementerian Pertanian (Kementan) yang ditindak.
โJaksa Agung, terima kasih. Tahu Pak, aku jual namanya Bapak (Jaksa Agung) sering di lapangan. Jadi aku minta maaf hari ini bahwa ini perintah Jaksa harus ditangkap. Sekarang tersangka 76 dan yang kami copot dari kementerian, luar dan dalam. Dari dalam Kementan ada 192 pejabat kementerian kami copot, ada kami pecat, ada yang masuk penjara,โ ujar Amran.
Sebelum periode Nataru 2025/2026 lalu, Amran juga bercerita saat bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso menemukan adanya minyak goreng yang dijual tak sesuai ukuran kemasan. Untuk itu, Amran juga mengambil tindakan tegas.
โKita tangkap minyak goreng yang hanya satu liter, tapi isinya hanya 750. Jadi dipotong 250 cc. Ini tidak benar, kemudian harga pernah naik. Minggu lalu sebelum Nataru, kami beri tahu. Kalau naik, izinnya kita cabut,โ tegas Amran.
โAlhamdulillah, Nataru baru-baru ini tidak kedengaran ada guncangan harga dan itu karena kerja tim ini, tim ini sangat bagus,โ tambahnya.
