Antisipasi Nataru, Pelita Air Tambah 2 Armada dan Frekuensi di 3 Rute Favorit

27 November 2025 10:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Antisipasi Nataru, Pelita Air Tambah 2 Armada dan Frekuensi di 3 Rute Favorit
Periode peak season Nataru dimulai pada 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026 sesuai dengan ketentuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
kumparanBISNIS
Ilustrasi Pelita Air. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pelita Air. Foto: Shutterstock
PT Pelita Air Service menambah 2 armada baru menjelang akhir tahun 2025. Penambahan ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta meningkatkan frekuensi pada rute-rute favorit.
Pj Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna, mengatakan periode peak season Nataru dimulai pada 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026 sesuai dengan ketentuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Patria mengatakan, Pelita Air baru saja mendatangkan 1 armada baru berupa Airbus A320 pada pekan lalu. Perusahaan berencana menambah 1 armada lagi menjelang akhir tahun.
"Rencananya kami akan menambah satu pesawat lagi nanti sebelum akhir tahun juga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang terjadi pada periode Nataru," ungkapnya saat konferensi pers, dikutip Kamis (27/11).
Dengan demikian, total armada yang dimiliki perusahaan saat ini sebanyak 16 armada Airbus A320. Rencananya 1 armada baru akan datang di Indonesia pada pekan pertama atau kedua Desember 2025.
"Sekarang lagi persiapan untuk pesawatnya sendiri, workshop di MRO. Setelah nanti memang sudah siap, sudah dokumen sudah oke, lalu nanti kita akan terbangkan ke Indonesia. Rencana di minggu ke-1 atau ke-2," jelas Patria.
Seiring dengan penambahan armada tersebut, Pelita Air menyiapkan tambahan kursi penumpang sebanyak 32,2 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Awak kabin Pelita Air. Foto: Dok. Pelita Air
Selain itu, perusahaan juga menambah frekuensi penerbangan untuk 3 rute favorit, yakni Jakarta-Denpasar, Jakarta-Lombok, dan Jakarta-Balikpapan untuk meningkatkan kapasitas penumpang.
"Kami juga akan ada penambahan frekuensi di beberapa rute yang kami prediksikan akan mengalami lonjakan, di antaranya untuk Jakarta-Denpasar, lalu Jakarta-Lombok, dan juga Jakarta-Balikpapan," jelas Patria.
Pelita Air, kata Patria, juga mendukung kebijakan stimulus ekonomi pemerintah dengan menurunkan harga tiket hingga 22 persen. Hal ini juga dimungkinkan dengan diskon bahan bakar avtur dari PT Pertamina Patra Niaga.
"Kami juga akan memberikan diskon untuk masyarakat luas nanti yang akan terbang dengan periode Nataru, itu berkisar di 15 persen sampai 22 persen dari harga tiket," katanya.
Dengan seluruh peningkatan ketersediaan kursi, Patria memprediksi kenaikan jumlah penumpang Pelita Air bisa mencapai 2 persen selama periode Nataru mendatang.
"Dibandingkan tahun lalu sih, kita siapkan seat-nya itu lebih banyak 2 persen lah ya dibandingkan seat yang kita siapkan tahun lalu. Jadi, kisarannya sekitar 251 ribuan seat," tandas Patria.
Trending Now