AS Turunkan Tarif China Jadi 47 Persen, Capai Kesepakatan Logam Tanah Jarang

30 Oktober 2025 12:46 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
AS Turunkan Tarif China Jadi 47 Persen, Capai Kesepakatan Logam Tanah Jarang
Presiden AS Donald Trump mengatakan ia telah mencapai kesepakatan untuk mengurangi tarif impor pada China menjadi sebesar 47 persen pada pertemuan di Busan, Korsel.
kumparanBISNIS
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat mereka mengadakan pertemuan bilateral di Bandara Internasional Gimhae, di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik, di Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10/2025). Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat mereka mengadakan pertemuan bilateral di Bandara Internasional Gimhae, di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik, di Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10/2025). Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia telah mencapai kesepakatan untuk mengurangi tarif impor pada China menjadi sebesar 47 persen pada pertemuan di Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10).
Dikutip dari Reuters, kesepakatan ini dengan imbalan bahwa pemerintah China melanjutkan pembelian kedelai dari AS, menjaga ekspor logam tanah jarang (rare earth element) tetap mengalir, dan menindak perdagangan gelap fentanil.
Pernyataannya setelah pembicaraan tatap muka dengan Presiden China Xi Jinping di kota Busan, Korea Selatan, yang pertama sejak 2019, menandai akhir dari lawatan singkat Trump ke Asia, di mana ia juga memuji terobosan perdagangan dengan Korea Selatan, Jepang, dan negara-negara Asia Tenggara.
"Saya pikir itu adalah pertemuan yang luar biasa," kata Trump kepada wartawan di Air Force One tak lama setelah ia meninggalkan Busan, dikutip Kamis (30/10).
Ia seraya menambahkan bahwa tarif yang dikenakan pada impor dari China akan dipotong menjadi 47 persen dari 57 persen.
Perdagangan saham global bergejolak setelah Trump mengungkapkan detail kesepakatan tersebut, dengan indeks-indeks utama Asia dan bursa berjangka Eropa berfluktuasi antara untung dan rugi. Indeks Komposit Shanghai Tiongkok (.SSEC) turun dari titik tertinggi dalam 10 tahun, sementara harga kedelai berjangka AS melemah.
Pasar saham dunia dari Wall Street hingga Tokyo telah mencapai rekor tertinggi menjelang pertemuan tersebut di tengah harapan akan terobosan dalam perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia yang telah mengganggu rantai pasokan dan mengguncang kepercayaan bisnis global.
Pertemuan tersebut, yang berlangsung di sela-sela KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), berlangsung hampir dua jam. Trump berjabat tangan dan mengantar Xi ke mobilnya sebelum ia diantarkan di karpet merah di bandara.
Saham China naik ke titik tertinggi satu dekade dan nilai tukar mata uang yuan ke puncak hampir satu tahun terhadap dolar AS, karena investor berharap akan meredanya ketegangan perdagangan yang telah mengganggu rantai pasokan dan mengguncang kepercayaan bisnis global.
Trump berulang kali membicarakan prospek mencapai kesepakatan dengan Xi Jinping, sejak negosiator AS pada Minggu mengatakan mereka telah menyetujui kerangka kerja dengan China yang akan menghindari 100 persen tarif AS pada barang-barang China, dan mencapai penangguhan pembatasan ekspor China pada logam tanah jarang, sektor yang didominasinya.
Trending Now