ASDP Akan Buat Water Taxi dari Ngurah Rai-Canggu, Waktu Tempuh Hanya 15 Menit

24 Mei 2025 17:20 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ASDP Akan Buat Water Taxi dari Ngurah Rai-Canggu, Waktu Tempuh Hanya 15 Menit
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menggarap water taxi atau taksi air di Bali.
kumparanBISNIS
Armada perintis milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Foto: ASDP
zoom-in-whitePerbesar
Armada perintis milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Foto: ASDP
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menggarap water taxi atau taksi air dengan tujuan mengurai kepadatan wisatawan yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju lokasi wisata di Bali.
Direktur Operasi dan Transportasi ASDP, Rio Lasse, mengatakan ASDP sudah mendapat mandat untuk melakukan asesmen di Bali.
"Tentu tahapannya masih tahap awal karena kami menilai ini tingkat kesulitannya cukup tinggi," kata Rio kepada wartawan di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kamis (22/5).
Tingkat kesulitan ini cukup tinggi lantaran ASDP tidak mau mengganggu adat dan budaya Bali yang menjadi daya tarik wisatawan. Sehingga, pembangunan harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak mengganggu keaslian dan keunikan Bali.
"Jadi ini untuk memecah kepadatan traffic tourist dari bandara menuju destinasi dan spot-spot wisata. Jadi kalau teman-teman mungkin mendengar ada rencana pembangunan LRT, kalau ini adalah melalui air laut, water taxi. Jadi akan digabung di satu tempat di mana nanti penumpang itu bisa turun," ungkapnya.
PT ASDP Indonesia Ferry menyerahkan bantuan 30 unit media tanam terumbu karang senilai Rp 50 juta di Labuan Bajo. Foto: Nadia Riso/kumparan
Rio mengatakan, jarak tempuh dari Bandara Ngurah Rai menuju Canggu yang populer, misalnya, bisa memakan waktu sekitar setengah jam hingga satu jam.
"[Dengan water taxi] 15 menit itu cukup ke Canggu. Kemudian ke timur ke sisi nusa, nusa itu, Nusa Indah dan lain-lain itu juga sudah merupakan tahap yang sedang kita jajaki untuk kita bisa penuhi di sana," ungkapnya.
Rio mengatakan, Kemenko Infrastruktur sudah membentuk tim besar yang membahas proyek water taxi Ngurah Rai-Canggu yang terdiri dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup hingga PUPR. Nantinya, PUPR yang akan mengawal proyek ini mulai dari inisiasi, perencanaan desain hingga operasionalnya.
"Saat ini yang masih intens kita lakukan adalah koordinasi stakeholders. Karena dengan Pak Gubernur (Bali) dan jajarannya sudah mendukung, dengan Dinas Perhubungan, kemudian kita akan follow up ke Kabupaten Badung. Urusan seleksi harus cermat karena tidak hanya dari sisi laut tapi konektivitas darat bagaimana, karena jalan raya Canggu saat ini sudah padat. kami cek. harus betul-betul hati-hati," jelasnya.
Sementara soal tarif, Rio ingin tarif water taxi nantinya harus kompetitif. Namun, yang terpenting saat ini adalah teknisnya.
Ilustrasi pemandangan Canggu di Bali. Foto: umikem/Shutterstock
"Yang jelas Kementerian Perhubungan sudah oke, kemudian pemerintah provinsi sudah oke, gubernur sudah oke, kajian sudah berjalan. Tinggal menentukan titik mana yang tepat itu dijadikan sebagai laporan. Termasuk salah satunya tarif itu nanti dari Kemhub," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan progres untuk pembangunan water taxi cukup cepat. Apalagi, Pemprov Bali sudah memberi persetujuan terkait proyek ini.
"Bahkan progresnya dua bulan ini, ini sangat cepat sekali. Dan kami punya target mungkin dua bulan ini. Target akhir tahun," kata Heru.
Pembangunan water taxi ini juga akan berkoordinasi dengan Injourney Airport.
"Jadi fasilitas di sisi Pantai Sekek itu, sama aset-aset Angkasa Pura apa saja yang dipakai," pungkasnya.
Trending Now