Bahlil Bidik Industri yang Hengkang dari China Masuk ke Kawasan Industri Batang

26 Juli 2024 19:45 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bahlil Bidik Industri yang Hengkang dari China Masuk ke Kawasan Industri Batang
Bahlil Lahadalia menargetkan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sebagai lokasi relokasi pabrik asal China.
kumparanBISNIS
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Gedung BKPM, Jumat (7/6/2024). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Gedung BKPM, Jumat (7/6/2024). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, menargetkan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menjadi lokasi relokasi pabrik asal China yang hengkang akibat perang dagang.
Dia menyampaikan sejak terjadinya perang dagang antara AS dengan China, belum ada investor asing yang memindahkan pabriknya ke Indonesia.
Kondisi utilitas, infrastruktur, dan tenant di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah sebelum diresmikan Presiden Jokowi, Kamis (25/7/2024). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
"Waktu itu karena Bapak [Presiden Jokowi] harus segera kita mencarikan alternatif untuk bagaimana relokasi daripada industri-industri yang hengkang dari China itu bisa masuk ke Indonesia, karena pada waktu itu belum ada sama sekali yang masuk Indonesia," kata Bahlil saat peresmian operasional KITB, Jumat (26/7).
Bahlil bahkan menyebut kawasan industri yang ada di Kabupaten Batang ini tidak memiliki perencanaan (master plan). Kawasan industri ini sekaligus menjadi satu-satunya kawasan industri yang tidak memiliki perencanaan matang.
"Saya ingat ini kawasan industri satu-satunya yang tidak punya master plan di awal. Ini cuma keberanian saja ini, jadi jujur 450 hektare tahap pertama masterplan-nya kita pakai intuisi," tutup Bahlil.
Adapun total dalam perencanaan pembangunan mencapai 4.300 hektare (ha). KITB ini nantinya diproyeksikan bakal membuka 250.000 lapangan kerja.
Saat ini kawasan ini telah menyerap 19.000 pekerja. Sebelumnya, Presiden Jokowi mengeklaim, realisasi investasi di kawasan industri ini sudah mencapai Rp 14 triliun.
Trending Now