Bahlil Resmikan 2 Proyek Migas Lepas Pantai Medco di Natuna Besok

15 Mei 2025 19:27 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bahlil Resmikan 2 Proyek Migas Lepas Pantai Medco di Natuna Besok
Dua lapangan yang akan diresmikan adalah Forel dan Terubuk yang merupakan bagian dari Blok South Natuna Sea Block B.
kumparanBISNIS
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan paparan pada pembukaan Global Hydrogen Ecosystem 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (15/4/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan paparan pada pembukaan Global Hydrogen Ecosystem 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (15/4/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan meresmikan dua proyek minyak dan gas (migas) Medco Energi, Jumat (16/5). Kedua lapangan itu adalah Forel dan Terubuk yang menjadi bagian dari Blok South Natuna Sea Block B di Kepulauan Riau.
Proyek pengembangan ini dikerjakan afiliasi PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Medco E&P Natuna Block B Ltd. Perusahaan memegang hak partisipasi 40 persen dan Medco Daya Abadi Lestari dengan hak partisipasi 35 persen. Sisanya, dipegang oleh Prime Energy sebesar 25 persen.
"Besok kan ada peresmian di Natuna untuk peningkatan lifting kita dan beberapa hal lain terkait dengan hilirisasi, termasuk di dalamnya adalah bagaimana mendesain bagian ruang lingkup pekerjaan di Kementerian ESDM terkait dengan negosiasi kita dengan Amerika," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/5).
Fasilitas Central Processing Plant Blok Lematang di Muara Enim, Sumatera Selatan, milik Medco Energi. Foto: Dok. Medco Energi
Peresmian 2 lapangan Medco ini ditargetkan bisa meningkatkan lifting migas nasional. Presiden Prabowo Subianto menargetkan lifting migas bisa naik menjadi 900 ribu barel per hari pada 2029, cukup tinggi dibandingkan rata-rata lifting tahun lalu 580 ribu barel per hari.
"Berarti kan kita harus naikkan kurang lebih sekitar 320 ribu barel. Besok ini penambahannya sekitar 20 ribu barel dan beberapa sumur lain yang kita sekarang optimalkan. Dan memang untuk menyelesaikan lifting ini butuh fokus, waktu dan kerjanya harus total," jelasnya.
Dikutip dari situs Medco, Blok South Natuna Sea Block B terdiri dari 15 anjungan lepas pantai, 3 lapangan bawah laut yang berproduksi, dan Belanak, salah satu Floating Production Storage and Offloading (FPSO) tercanggih di dunia. Gas dari Blok B dialirkan ke Singapura melalui West Natuna Transportation System, dimana MedcoEnergi merupakan operator. Blok ini juga memiliki reservoir yang cocok untuk Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS), memperkuat potensi dalam mendukung keberlanjutan di masa depan.
Trending Now