Bandara Kertajati Catat 1.200 Penumpang saat Libur Nataru 2025/2026

14 Januari 2026 20:20 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bandara Kertajati Catat 1.200 Penumpang saat Libur Nataru 2025/2026
Bandara Kertajati catat 1.200 penumpang selama libur Nataru 2025/2026, dengan keterisian 90 persen.
kumparanBISNIS
Suasana penerbangan domestik di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Sabtu (28/10/2023). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana penerbangan domestik di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Sabtu (28/10/2023). Foto: kumparan
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, masih menghadapi tantangan berat akibat minimnya penerbangan. Kondisi bandara ini kerap diibaratkan “Hidup Enggan, Mati Pun Tak Mau”. Meski begitu, pengelola bandara terus berupaya menghidupkan kembali aktivitas penerbangan di BIJB Kertajati.
Berbagai langkah dilakukan, mulai dari melobi maskapai agar membuka kembali rute domestik maupun internasional, menjadikan Kertajati sebagai bandara penerbangan umrah dengan maskapai Garuda Indonesia, hingga rencana pembangunan fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO) serta angkutan logistik.
Terbaru, BIJB Kertajati juga tetap melayani penerbangan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, sekaligus melakukan persiapan untuk menghadapi angkutan Lebaran 2026 mendatang.
‎‎Executive General Manager BIJB Kertajati, Nuril Huda Mahmudan, mengatakan pihaknya memastikan seluruh fasilitas bandara dalam kondisi layak dan siap digunakan untuk melayani penumpang pada masa arus mudik dan balik Lebaran.
‎‎“Insyaallah kami dari PT Angkasa Pura Indonesia selaku operator Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati selalu memastikan seluruh fasilitas yang ada di bandara dalam keadaan layak beroperasi dan siap digunakan untuk melayani para pengguna jasa,” kata Nuril saat ditemui kumparan di BIJB Kertajati. Selasa (13/1).
‎Saat ini, Bandara Kertajati masih melayani penerbangan internasional maskapai Scoot dengan rute Singapura. Nuril memastikan penerbangan tersebut tetap akan beroperasi selama angkutan Lebaran 2026.
Suasana di kawasan Bandara Kertajati. Foto: Putri Sarah Arifira & Helmi Afandi Abdullah/kumparan
‎“Sampai sejauh ini memang kita masih melayani penerbangan maskapai Scoot rute Singapura. Insyaallah saat Lebaran nanti tetap kita layani. Harapan kita tentu ada penambahan maskapai, meski saat ini belum bisa dipastikan,” ujarnya.
‎‎Pada periode Nataru 2025–2026 lalu, Nuril menjelaskan, penerbangan Scoot di BIJB Kertajati mencatat tingkat keterisian (growth factor) hingga 90 persen.
‎"Sekitar 20 hari operasional posko Nataru, mulai 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandara ini melayani sekitar 1.200 penumpang," jelasnya.‎
‎Untuk angkutan Lebaran 2026, Nuril mengatakan, Angkasa Pura Indonesia menargetkan jumlah penumpang tidak jauh berbeda dengan capaian Nataru lalu.‎
‎Hal ini mempertimbangkan frekuensi penerbangan Scoot yang masih dua kali dalam sepekan. ‎“Kalau memang belum ada penerbangan lain, harapan kami bisa melayani penumpang sebanyak yang kita layani di posko Nataru kemarin,” kata Nuril.
Sementara untuk rute domestik, pihak pengelola masih terus berupaya agar penerbangan kembali beroperasi dari dan ke BIJB Kertajati. Menurut Nuril, upaya tersebut membutuhkan pendekatan intensif, baik kepada maskapai maupun calon pengguna jasa.
‎‎“Memang saat ini sekitar 80 persen permintaan di Kertajati masih dari masyarakat perkantoran. Karena itu, kita terus melakukan pendekatan agar penerbangan domestik bisa kembali berjalan,” ujarnya.
‎‎Nuril menegaskan, upaya melobi maskapai tidak hanya difokuskan pada momen Lebaran, tetapi juga untuk musim penerbangan selanjutnya.
‎‎“Kami selalu berupaya menyampaikan kepada maskapai bahwa seluruh fasilitas di BIJB Kertajati, meskipun saat ini jarang penerbangan, tetap kami pastikan layak dan siap untuk beroperasi,” pungkasnya.
Trending Now