Bank Mandiri & Kemenhan Bangun 5 Jembatan Bailey di Sumatera
3 Januari 2026 13:50 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Bank Mandiri & Kemenhan Bangun 5 Jembatan Bailey di Sumatera
Bank Mandiri dan Kementerian Pertahanan RI membangun 5 jembatan bertipe bailey di daerah terdampak bencana Sumatera.kumparanBISNIS

Bank Mandiri terus menegaskan komitmennya sebagai lembaga keuangan milik negara sekaligus sebagai agen pencipta nilai sosial. Sejalan dengan peran tersebut, Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) membangun 5 jembatan bertipe bailey guna membantu pemulihan konektivitas wilayah yang terisolir akibat bencana banjir dan tanah longsor Sumatera.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan nyata Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penanganan dampak bencana, serta memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan secara berkelanjutan.
Kehadiran jembatan bailey diharapkan mampu menjadi solusi sementara yang efektif sebelum pembangunan infrastruktur permanen direalisasikan.
Dia menegaskan sinergi antara Bank Mandiri dan Kemenhan mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam merespons kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Menurutnya, pemilihan jembatan bailey didasarkan pada karakteristiknya yang adaptif, mudah dipasang, serta dapat dipindahkan sesuai kebutuhan di lapangan.
βSinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mempercepat penanganan bencana. Jembatan bailey dipilih karena instalasinya relatif cepat dan sangat sesuai untuk kondisi wilayah terdampak, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,β ujar Riduan dalam keterangan resmi pada Sabtu (3/1/2025).
Lebih lanjut, Riduan menambahkan melalui kolaborasi ini Bank Mandiri berharap jembatan tersebut dapat menjadi sarana penghubung vital bagi mobilitas warga, distribusi bantuan, serta akses terhadap layanan publik. Dengan demikian, proses pemulihan sosial dan ekonomi di daerah terdampak dapat berlangsung lebih optimal.
Adapun, sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan dan menyiapkan lebih dari 288.889 paket bantuan ke wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Mulai dari paket sembako, obat-obatan, keperluan wanita dan balita, selimut, genset, air bersih, kasur lipat, dan pakaian layak pakai, sebagai bagian dari respons kemanusiaan berkelanjutan perseroan.
"Konsistensi ini menegaskan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah yang terus hadir, bergerak cepat, dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan masyarakat," ujar Riduan.
Pada awal tahun, Bank Mandiri juga terlibat aktif dalam mendukung pembangunan 600 unit Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sejalan dengan itu, Bank Mandiri kembali mengirimkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana yang menjadi ujung tombak pendampingan langsung masyarakat terdampak di lapangan, untuk menggantikan Relawan tahap awal di Kabupaten Gayo Luwes.
Sebanyak 20 Relawan Mandiri Tanggap Bencana yang tergabung pada batch kedua ini berasal dari lintas unit bisnis dan kantor wilayah, termasuk Mandiri Emergency Response Unit (Team MERU) Mandiri Club.
Di lapangan, relawan Mandiri Tanggap Bencana tidak hanya membantu pendistribusian logistik dan bantuan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap operasional posko tanggap bencana, yang meliputi posko dapur umum, kesehatan, pendidikan, serta trauma healing.
