Bapanas Salurkan 6.438 Ton Beras untuk Warga Terdampak Bencana di Sumut
8 Desember 2025 14:23 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Bapanas Salurkan 6.438 Ton Beras untuk Warga Terdampak Bencana di Sumut
Bapanas meminta bantuan pemda dan BPBD untuk percepat proses penyaluran beras ke kabupaten/kota di Sumut.kumparanBISNIS

Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota menjamin penyaluran bantuan berjalan terkoordinasi dengan Bapanas dan Perum Bulog, terutama untuk menjangkau lokasi pengungsian serta desa-desa yang masih terisolasi akibat kerusakan jalan dan jembatan.
βKami telah mengakomodir permohonan bantuan beras dari provinsi dan kabupaten/kota di Sumatera Utara sekitar 6.438 ton. Kami mohon pemerintah daerah dan BPBD segera mempercepat proses penyaluran bekerja sama dengan Bulog agar bantuan dapat langsung diterima masyarakat,β ujar Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa melalui keterangannya, dikutip Senin (8/12).
Dalam rapat koordinasi yang digelar di Polbangtan pada Minggu (7/12), Bapanas menegaskan seluruh langkah tanggap darurat berjalan terpadu, mulai dari pendataan kerusakan sektor pertanian hingga percepatan distribusi bantuan pangan bagi warga terdampak.
Rakor tersebut juga menegaskan kesiapan Pemprov Sumut dan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan kerusakan infrastruktur secara menyeluruh sebagaimana instruksi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Pendataan mencakup kerusakan lahan pertanian, benih, serta alat dan mesin pertanian (Alsintan). Hasil data komprehensif ini akan menjadi dasar penyusunan program perbaikan jangka menengah setelah fase tanggap darurat berakhir.
Selain stok bantuan yang sudah tersedia di gudang Bulog, Rakor juga menyetujui mekanisme penyaluran tambahan logistik pangan hasil donasi dari Kementerian Pertanian dan Bapanas. Bantuan tersebut akan diangkut menggunakan KRI Radjiman dan nantinya diserahkan kepada BPBD Sumut.
Kapal TNI AL itu dijadwalkan bertolak dari Teluk Bayur menuju Pelabuhan Belawan pada pekan ini untuk mempercepat distribusi ke wilayah-wilayah yang terdampak paling parah.
βTentu kehadiran Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan juga Badan Pangan Nasional menjadi suatu daya dukung kami, membuat motivasi kami, semangat kami untuk bagaimana mengantisipasi dan mengatasi permasalahan dampak bencana alam, khususnya di sektor pertanian,β kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap.
