BEI Ungkap Ada 14 Juta Ton Potensi Pembelian Bursa Karbon RI
24 November 2025 19:03 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
BEI Ungkap Ada 14 Juta Ton Potensi Pembelian Bursa Karbon RI
Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan membawa oleh-oleh dari gelaran Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30) di Brasil yang digelar pada 10-21 November 2025.kumparanBISNIS

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku membawa oleh-oleh dari gelaran Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30) di Brasil yang digelar pada 10-21 November 2025.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, partisipasi IDX Carbon bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dalam forum internasional tersebut menghasilkan minat dari calon pembeli (buyer) untuk perdagangan karbon di Indonesia.
βJadi itu kan memang pertemuan tahunan dari United Nations for Climate Change, tahun ini IDX Carbon berpartisipasi. Iya (dapat buyer untuk Bursa Karbon Indonesia) cukup banyak,β tutur Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, Senin (24/11).
Jeffrey menjelaskan, hingga pertemuan terakhir, terdapat indikasi sekitar 14 juta ton potensi pembelian. βSampai dengan kemarin juga kita mendapatkan informasi kalau paling tidak sudah ada 14 juta ton belinya. Artinya kan prospek ada di bursa karbon kita ke depan sangat positif,β kata Jeffrey.
Jeffrey juga membeberkan ada puluhan proyek karbon dari Indonesia yang ikut dipresentasikan, dengan total potensi sekitar 90 juta ton bidang jual. Proyek-proyek ini nantinya berpeluang masuk dalam perdagangan IDX Carbon.
βJadi ada puluhan proyek dari Indonesia yang sudah disampaikan juga oleh Pak Menteri (LH), kira-kira 90 juta ton bidang jual yang bisa saja nanti sebagian atau seluruhnya diperdagangkan melalui IDX Carbon,β jelasnya.
Meski demikian Jeffrey mengatakan angka tersebut belum dapat dikonversi langsung ke nilai transaksi, sebab, proyek-proyek itu belum berstatus unicarbon, sehingga saat ini masih dalam tahap intent to buy dan intent to sell.
Jeffrey mengatakan BEI pulang dari Brasil dengan optimisme tinggi. Dia menilai penerapan Perpres 110/2025 yang memperkuat Perpres 98/2021 akan semakin mendorong perkembangan pasar karbon ke depan.
βKalau bagi kami konteksnya IDX Carbon ya tentu kita melihat bahwa prospek perdagangan karbon kita ke depan akan jauh lebih baik. Dengan implementasi Perpres 110 yang mengajarkan Perpres 98, ya kita lihat prospeknya akan jauh lebih positif,β tuturnya.
