BRI Hadirkan Ratusan UMKM di Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro

9 November 2025 10:47 WIB
Β·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BRI Hadirkan Ratusan UMKM di Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro
Di festival ini, pelaku UMKM dapat mengurus legalitas, perlindungan hukum, hingga mangakses fasilitas pemerintah yang sebelumnya sulit dijangkau.
kumparanBISNIS
BRI mengajak 720 pengusaha UMKM binaan ikut serta dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Rabu (22/10), di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Foto: Dok. BRI
zoom-in-whitePerbesar
BRI mengajak 720 pengusaha UMKM binaan ikut serta dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Rabu (22/10), di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Foto: Dok. BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan, dukungan nyata dari BRI ini bertujuan agar para pengusaha UMKM dapat berkembang dan naik kelas.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengajak 720 pengusaha UMKM binaan BRI dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Rabu (22/10), di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Selain UMKM binaan BRI, festival ini juga melibatkan total 1.200 pelaku UMKM dari berbagai wilayah dan latar belakang usaha.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menaikkan kelas UMKM sekaligus menjamin keberlangsungan usaha mereka melalui pelatihan, perizinan, pembiayaan, hingga literasi keuangan.
β€œPemerintah melalui Kementerian UMKM terus berupaya menghadirkan berbagai program nyata untuk memperkuat sektor usaha mikro. Salah satu langkah konkret adalah menghadirkan layanan terpadu dalam festival ini agar pelaku UMKM dapat langsung mengakses berbagai fasilitas yang dibutuhkan,” ujarnya.
Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro merupakan pusat layanan terpadu yang memudahkan pelaku usaha mikro untuk mengurus legalitas, perlindungan hukum, dan fasilitas pemerintah yang sebelumnya sulit dijangkau. Diselenggarakan di berbagai daerah, festival ini telah melibatkan ribuan pelaku usaha mikro yang selama ini menjalankan usahanya dengan berbagai keterbatasan.
BRI mengajak 720 pengusaha UMKM binaan ikut serta dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Rabu (22/10), di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Foto: Dok. BRI
Bagi pelaku UMKM sendiri, festival ini memberikan beragam manfaat nyata. Mereka lebih mudah memperoleh legalitas usaha dan perlindungan merek dan produk. Sehingga akan berdampak pada peningkatan daya saing di pasar, kepercayaan konsumen yang lebih tinggi, kemudahan akses pembiayaan, serta terbukanya peluang kemitraan dan ekspor.
Dengan semakin banyaknya pelaku usaha mikro yang mendapatkan legalitas dan pendampingan, UMKM Indonesia diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berdaya saing secara berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.
Dalam ajang ini, BRI turut menghadirkan para pelaku UMKM binaan untuk tampil dan memperkenalkan produk-produk unggulan mereka kepada masyarakat luas. Tidak hanya sebagai ajang promosi, festival ini juga menjadi wadah edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan yang mendorong pelaku usaha untuk terus tumbuh secara berkelanjutan.
Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengungkapkan bahwa akan BRI terus memperkuat ekosistem pembiayaan mikro dengan dukungan teknologi, edukasi, serta kemudahan akses layanan perbankan. Melalui keikutsertaan UMKM binaan dalam festival ini, BRI berharap dapat membangun ekosistem usaha mikro yang kuat, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
β€œSebagai bank yang lahir dan tumbuh bersama rakyat, BRI konsisten untuk menjadi rumah besar bagi pengusaha UMKM. Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha, sekecil apa pun, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan naik kelas,” ujarnya.
Akhmad menjelaskan, hingga September 2025 BRI telah mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 130,2 triliun kepada 2,8 juta debitur, atau setara 74,40 persen dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp 175 triliun.
BRI mengajak 720 pengusaha UMKM binaan ikut serta dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Rabu (22/10), di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Foto: Dok. BRI
Penyaluran KUR BRI hingga akhir September 2025 tetap didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar 64,31 persen dari total penyaluran. Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp 58,37 triliun atau setara 44,83 persen dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI. Capaian ini merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Program KUR BRI bukan sekadar pembiayaan, tetapi juga sarana pemberdayaan. Melalui pendampingan usaha, pelatihan digital, dan integrasi ke dalam ekosistem, BRI berupaya agar UMKM tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mendapatkan nilai tambah dalam hal kapasitas usaha dan literasi keuangan.
β€œKami berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra utama bagi pelaku usaha mikro, dengan menyediakan akses pembiayaan yang mudah, perlindungan dari risiko usaha melalui asuransi mikro, serta mendorong transformasi digital agar UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas,” imbuh Akhmad.
Trending Now