British Petroleum Investasi Rp 116,1 T untuk Proyek CCUS di Papua Barat
21 Oktober 2025 13:23 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
British Petroleum Investasi Rp 116,1 T untuk Proyek CCUS di Papua Barat
Pengembangan proyek CCUS dilakukan British Petroleum di Tangguh Train 3, Papua Barat. kumparanBISNIS

Perusahaan energi asal Inggris, British Petroleum (BP), menyiapkan investasi besar mencapai USD 7 miliar atau setara Rp 116,1 triliun (kurs Rp 16.589 per dolar AS) untuk mengembangkan proyek Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) di Tangguh Train 3 Papua Barat.
Senior Manager Projects Procurement Delivery BP Indonesia, Fendi Leks, menjelaskan proyek CCUS tersebut merupakan langkah penting dan kompleks yang menjadi bagian dari upaya dekarbonisasi di sektor energi.
βKita punya CCUS project, CCUS itu adalah carbon capture. Total investasi CCUS ini USD 7 billion, banyak banget deh. Ini proyek jujur ya saya bilang ini cukup kompleks,β ujar Fendi dalam Workshop and Business Opportunity Hipmi, Jakarta, Selasa (21/10).
Proyek CCUS Tangguh ini merupakan bagian dari pengembangan Ubadari Carbon Capture Utilization and Storage (UCC), yang mencakup pengembangan lapangan gas Ubadari, peningkatan perolehan gas melalui penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon, serta pembangunan fasilitas kompresi darat. Proyek tersebut memanfaatkan infrastruktur eksisting di fasilitas LNG Tangguh.
βKita punya Tangguh dengan akses gas terbesar yang berada di Papua, di Bintuni. Kita memiliki 3 works yang bersamaan, partisipasi teman-teman sebagai pengusaha muda, contohnya dalam hal drilling, penyewa, puncturing, wellhead, stream, itu ada 2 tapi banyak lagi, masalah vessel kapal ini, terutama di daerah yang namanya Timor-Papua, sangat langka,β jelasnya.
Produksi gas dari lapangan Ubadari diperkirakan bakal dimulai pada tahun 2028. Proyek ini ditargetkan menjadi proyek CCUS skala besar pertama di RI, dengan potensi menyerap sekitar 15 juta ton COβ dari emisi Tangguh pada tahap awalnya.
Secara teknis, Tangguh LNG EGR/CCUS akan memiliki tiga sumur injeksi, satu platform injeksi lepas pantai, satu pipa COβ lepas pantai, serta fasilitas darat untuk pemrosesan dan kompresi karbon.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa BP dan ExxonMobil telah menyatakan komitmen investasi besar di sektor CCUS Indonesia.
βPemerintah menerima komitmen dari ExxonMobil dan BP dengan total USD 15 miliar atau setara Rp 246,4 triliun untuk pengembangan CCUS di Indonesia,β ujar Airlangga dalam gelaran kumparan Green Initiative Conference di Jakarta, 17 September lalu.
