BTN Resmi Lepas Unit Usaha Syariah, BSN Kini Punya Aset Rp 71,3 T
18 November 2025 11:28 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
BTN Resmi Lepas Unit Usaha Syariah, BSN Kini Punya Aset Rp 71,3 T
RUPSLB BTN resmi menyetujui pemisahan atau spin off unit usaha syariah ke Bank Syariah Nasional (BSN).kumparanBISNIS

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN (BBTN) hari ini, Selasa (18/11), resmi menyetujui pemisaham (spin-off) Unit Usaha Syariah (UUS) milik perseroan kepada PT Bank Syariah Nasional. Melalui keputusan ini, seluruh hak dan kewajiban UUS BTN dialihkan ke Bank Syariah Nasional (BSN).
Direktur Utama BTN, Nixon Napitupulu, menuturkan pemisahan UUS BTN dilakukan dengan mempertimbangkan prospek positif pertumbuhan ekonomi syariah di masa mendatang. Langkah ini dinilai tepat sebagai strategi untuk memperkuat peran BTN dalam ekosistem perbankan nasional. Sekaligus diharapkan memberikan dampak positif bagi Perseroan, nasabah, industri perbankan syariah, serta perekonomian nasional secara keseluruhan.
โDi mana hari ini seluruh pemegang saham BTN menyetujui UUS BTN yang bagian dari BTN selama ini, ada di neracanya BTN ini kita pisahkan, setelah kita pisahkan kita transfer atau kita alihkan ke Bank Syariah Negara yang sebelumnya telah di akuisisi BTN dengan nama lama Bank Victoria Syariah,โ kata Nixon di Menara BTN, Jakarta, Selasa (18/11).
Terkait modal yang disuntikan BTN ke UUS, Nixon menuturkan totalnya adalah Rp 6,5 triliun. Angka tersebut tak ditambah penambahan lainnya sampai RUPSLB hari ini berlangsung. โKira-kira kurang lebih segitu, enggak ada penambahan apa-apa,โ ujarnya.
Dengan adanya spin-off ini, BSN menjadi bank umum syariah (BUS) dengan total aset terbesar kedua di Indonesia, yang mencapai Rp 71,3 triliun.
โSehingga mereka (BSN) menjadi entitas yang terpisah, yang berdiri sendiri, yang memiliki keuangan sendiri untuk mengelola korporasi perusahaan seperti biasa,โ kata Nixon.
UUS BTN menunjukkan tren pertumbuhan yang solid dalam lima tahun terakhir. Secara Compound Annual Growth Rate (CAGR) periode 2020 - 2024, aset tumbuh 16,36 persen. Dari sisi pembiayaan tumbuh 15,04 persen dan dana pihak ketiga (DPK) naik 20,12 persen. Kontribusi UUS terhadap total aset BTN juga meningkat dari 9,14 persen pada 2020 menjadi 12,90 persen pada 2024.
Jaringan UUS BTN saat ini mencakup 35 Kantor Cabang Syariah (KCS), 76 Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS), dan 589 Kantor Layanan Syariah yang tersebar di berbagai daerah. Infrastruktur teknologi yang sebagian besar telah terpisah dari induk, serta sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, membuat UUS BTN dinilai siap beroperasi secara mandiri.
โPertumbuhan yang konsisten ini menunjukkan kesiapan UUS BTN untuk berdiri sendiri sebagai entitas bank umum syariah penuh,โ ujar Nixon.
Setelah spin-off, seluruh aset dan kewajiban UUS BTN akan resmi dialihkan ke BSN. Proses finalisasi pelimpahan tersebut akan ditetapkan dalam RUPSLB BSN pada 19 November 2025, sehari setelah BTN menggelar RUPSLB untuk melepas hak dan kewajiban UUS.
BTN juga telah menyiapkan Group Principle Guideline (GPG) sebagai pedoman tata kelola antara induk dan anak perusahaan. Pedoman ini menjadi landasan untuk menyelaraskan kebijakan, memastikan konsistensi dan standardisasi, meningkatkan akuntabilitas, mendukung kepatuhan terhadap regulasi, mendorong efisiensi dan sinergi, serta memfasilitasi adaptabilitas.
Dalam menghadapi industri perbankan yang semakin kompetitif, BSN akan mengimplementasikan Corporate Plan 2025โ2029 yang berfokus pada lima strategi utama. Di antaranya, memperkuat pembiayaan berprinsip syariah yang berkelanjutan, memperkuat pengelolaan risiko pembiayaan dengan menurunkan Non Performing Financing (NPF), menggenjot dana murah (low-cost fund) melalui inovasi digital, meningkatkan fee-based income, serta memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan segmen milenial.
Sebagai induk, BTN memiliki posisi kuat untuk mendukung penguatan BSN. Sinergi BTN dan BSN akan menciptakan pertumbuhan berimbang antara bisnis konvensional dan syariah. Sekaligus memperkuat citra BTN sebagai grup perbankan nasional yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada perbankan berkelanjutan (sustainability banking).
โDengan disetujuinya pemisahan ini, seluruh hak, kewajiban, dan tanggung jawab UUS BTN akan beralih kepada BSN secara efektif pada tanggal efektif pemisahan yang akan ditetapkan dalam waktu dekat,โ jelas Nixon.
