Buka Peluang bagi UMKM, Telkom Gelar PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025
13 Agustus 2025 14:44 WIB
·
waktu baca 5 menit
Buka Peluang bagi UMKM, Telkom Gelar PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025
Padi UMKM mempromosikan berbagai ragam produk unggulan hampir dari 600 UMKM yang mengangkat tema “Pakai Lokal, Biar Global”.kumparanBISNIS

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja produktif, mendukung transformasi industri nasional, serta memperkuat kedaulatan pangan dan energi.
Oleh karena itu, pemerintah pun terus mendorong pemberdayaan UMKM melalui berbagai program yang terintegrasi dalam ekosistem kewirausahaan inovatif dan berdaya saing.
Sebagai wujud dukungan nyata, Kementerian BUMN bersama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkolaborasi dengan sejumlah BUMN menggelar PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 melalui platform digital PaDi UMKM. Berlangsung di Pakuwon Mall Surabaya, Jumat (1/8), acara ini menjadi bukti komitmen memperkuat peran UMKM di kancah nasional.
Peresmian acara dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri BUMN, Aminuddin Ma’ruf, dan Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting. Turut mendampingi, Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional, Destry Anna Sari; Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, Nita Anastuty; VP Synergy Telkom, Kuncoro Wastuwibowo; CEO PaDi UMKM, Jimmy Karisma; SVP Procurement PT Pertamina (Persero), Hery Murahmanta; serta Regional CEO VIII/Jawa 3 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Hendra Wahyudi.
Dalam sambutannya, Aminuddin Ma’ruf menyampaikan bahwa kegiatan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 menjadi wadah strategis untuk memperluas jaringan dalam upaya mendukung UMKM Go Digital dan Go Global. Penyelenggaraan acara ini pun senada dengan salah satu fokus utama Kementerian BUMN yaitu penguatan UMKM.
Penguatan untuk UMKM melalui platform PaDi UMKM dilakukan melalui berbagai aspek seperti akses pembiayaan dan pelatihan serta pendampingan untuk mendorong UMKM lebih maju.
Aminuddin berharap, ke depannya UMKM dapat masuk ke dalam pengadaan pemerintah dan rantai pasok BUMN, melakukan substitusi terhadap produk impor, bahkan menembus pasar global. Sehingga dampaknya juga dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
Pada kesempatan terpisah, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menyampaikan bahwa Telkom melalui PaDi UMKM selalu konsisten mendukung UMKM sebagai salah satu penyumbang terbesar ekonomi Indonesia.
“Kami percaya bahwa PaDi UMKM, termasuk melalui inisiatif seperti PaDi Expo, adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara UMKM dan BUMN bisa diwujudkan secara konkret. Tidak hanya menjadi wadah showcase produk unggulan UMKM, PaDi Expo juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku UMKM dengan BUMN dalam ekosistem pengadaan digital yang transparan, efektif, dan efisien,” jelas Faizal.
UMKM Agen Penting Perekonomian Nasional
Di tengah tantangan ekonomi nasional, regional, dan global, UMKM berperan sebagai motor penting dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan mendorong pemerataan pembangunan di daerah. Guna mendukung peran strategis ini, Telkom terus memberdayakan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital lewat platform e-commerce Pasar Digital (PaDi) UMKM di padiumkm.id.
Platform tersebut akan membantu memperluas jangkauan pasar secara daring, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai visi “Bersama Menuju Indonesia Emas 2045”, khususnya dalam memperkuat kemandirian bangsa melalui pengembangan kewirausahaan, pemerataan pembangunan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja produktif.
Selain itu, PaDi UMKM juga berperan aktif mendukung program pemerintah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang profesional dan transparan. PaDi UMKM menjadi bagian dari Digi Koperasi yang diinisiasi oleh Telkom sebagai platform yang memberikan akses bagi koperasi desa ke marketplace UMKM.
Digi Koperasi juga menjadi integrator yang menghubungkan antara koperasi, rantai pasok BUMN, hingga dashboard guna melakukan pemantauan performansi koperasi. Inisiatif ini menjadi wujud nyata Telkom dalam mendorong percepatan transformasi digital koperasi desa di seluruh Indonesia.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, pemberdayaan UMKM diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam mendorong ekonomi yang tangguh dan berdaya saing global.
Dukungan ini pun dibuktikan oleh Kementerian BUMN bersama stakeholders, yaitu Telkom, Pertamina, dan Bank Mandiri melalui penyelenggaraan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025: kegiatan yang mempromosikan berbagai ragam produk unggulan hampir dari 600 UMKM yang mengangkat tema “Pakai Lokal, Biar Global”.
PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 Ajang UMKM Perluas Pasar
Kegiatan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para pelaku UMKM. Masyarakat juga dapat turut menikmati berbagai program yang terdapat di PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference, seperti workshop UMKM, kegiatan kreatif, dua konferensi bertema AI dan Rantai Pasok BUMN, hingga lomba dan aktivitas edukatif.
Kegiatan ini diselenggarakan secara offline di Atrium Pakuwon Mall Surabaya tanggal 31 Juli 2025 hingga 3 Agustus 2025 dan secara online di https://padiumkm.id/ pada tanggal 31 Juli 2025-31 Agustus 2025.
PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 menjadi ruang strategis untuk membangun kemitraan antara UMKM dengan grup BUMN, lembaga mitra, dan komunitas pelaku usaha melalui kegiatan business matching dan jejaring bisnis.
Selain itu, para peserta dan pengunjung berkesempatan meningkatkan literasi, pengetahuan, keterampilan manajerial, dan wawasan kewirausahaan melalui sesi konferensi, pelatihan tematik, serta diskusi bersama para ahli dan komunitas yang digelar secara paralel dengan kegiatan pameran di Mall Pakuwon Surabaya.
PaDi UMKM terus dikembangkan menjadi platform pengadaan kelas enterprise yang dapat dioptimalkan penggunaannya oleh Pemerintah, BUMN, dan industri nasional dengan pengadaan yang memihak pada industri nasional terutama UMKM.
PaDi UMKM mengembangkan beberapa fitur baru, yang dapat memberikan kemudahan pembiayaan bagi UMKM melalui Invoice Financing, mempermudah pengadaan melalui Tender Kilat, pelatihan UMKM, serta mendukung transparansi dan efisiensi.
