Cek Listrik di Ambon, Gibran Minta Daerah 3T Bisa Nikmati Listrik 24 Jam
16 Oktober 2025 20:19 WIB
ยท
waktu baca 2 menitDiperbarui 17 November 2025 18:01 WIB

Cek Listrik di Ambon, Gibran Minta Daerah 3T Bisa Nikmati Listrik 24 Jam
Pembangkit listrik yang dicek Gibran berlokasi di BMPP (Barge Mounted Power Plant) Nusantara I Ambon. Kapasitas 58 MW. kumparanBISNIS

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau BMPP (Barge Mounted Power Plant) Nusantara I Ambon, pembangkit listrik terapung milik PLN Indonesia Power yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Maluku. Dalam kunjungan tersebut, Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pemerataan akses energi hingga ke wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).
Ia menekankan pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dari visi pembangunan nasional karena akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Gibran mengapresiasi kerja keras PLN yang terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Maluku, khususnya Kota Ambon.
"Masyarakat sudah menikmati listrik dengan baik. Namun, saya berharap pada tahun 2026, daerah-daerah terpencil dan terluar yang saat ini masih dialiri listrik 12 jam atau 6 jam, bisa menikmati listrik 24 jam penuh,โ ujar Gibran dikutip dari Antara, Kamis (16/10).
BMPP Nusantara I memiliki kapasitas 58 megawatt (MW) yang dihasilkan dari enam unit mesin, dan berperan penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Pulau Ambon serta sekitarnya. Pembangkit ini juga didukung oleh Ambon Peaker 1 dengan daya tambahan 39 MW dari empat unit mesin.
Secara keseluruhan, sistem kelistrikan di Pulau Ambon kini memiliki daya mampu total sekitar 100 MW dengan beban puncak mencapai 65 MW, sehingga tersedia cadangan daya 34 MW. Kondisi ini memastikan kebutuhan listrik masyarakat Ambon telah terpenuhi dengan baik.
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menyebut BMPP Nusantara I sebagai wujud inovasi PLN dalam menjangkau wilayah kepulauan yang sulit dijangkau pembangkit konvensional.
โBMPP Nusantara I adalah inovasi strategis PLN untuk menghadirkan pembangkit fleksibel dan cepat mobilisasi. Pembangkit ini tidak hanya menjamin keandalan sistem, tetapi juga mendukung pemerataan energi nasional,โ jelasnya.
Sementara itu, Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power, Purnomo, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan pembangkit gas secara efisien dan berkelanjutan.
โKami berkomitmen mengoperasikan pembangkit gas seperti BMPP Nusantara I agar efisien, andal, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di Indonesia Timur,โ ujarnya.
Sebagai upaya memperkuat pasokan listrik ke depan, PLN juga tengah membangun PLTMG Ambon Peaker 2 berkapasitas 50 MW yang ditargetkan beroperasi pada Juni 2026.
