Danantara Siap Bantu Kopdes Merah Putih, Pakai Skema PSO
25 Mei 2025 18:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Danantara Siap Bantu Kopdes Merah Putih, Pakai Skema PSO
Pandu Sjahrir menyebut Danantara siap bantu Kopdes Merah Putih dengan skema PSO. kumparanBISNIS

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyebut siap membantu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Namun menurutnya, perlu koordinasi lebih lanjut karena Kopdes Merah Putih adalah program pemerintah.
βJadi ya kalau bisa kita bantu, kita bantu. Tapi kan biasanya kalau hal yang menyangkut urusan pemerintah ya pake pendanaan pemerintah. Kadang-kadang ya kita harus bisa menyalurkannya atau kita bisa bantu jalaninnya,β kata Pandu ditemui usai Inaugural Global Business Summit on Belt and Road Infrastructure di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta Selatan pada Minggu (25/5).
Pandu menjelaskan, jika nantinya Danantara membantu Koperasi Desa Merah Putih, maka skema yang dipakai adalah skema Public Service Obligation (PSO).
PSO merupakan subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat melalui BUMN. Pemerintah memang bisa memberikan suatu penugasan pada BUMN untuk menyelenggarakan fungsi kemanfaatan umum. Namun, apabila penugasan tersebut secara finansial tidak fisibel, pemerintah perlu memberikan kompensasi atas semua biaya yang dikeluarkan oleh BUMN tersebut termasuk margin.
βTapi itu adalah public service obligation. Kurang lebih gitu lah,β lanjut Pandu.
Sebelumnya, Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) juga sempat menyebut beberapa perusahaan BUMN punya peran penting dalam keberlangsungan Koperasi Desa Merah Putih nantinya. Berbagai urusan usaha Koperasi Desa Merah Putih nantinya punya kaitan dengan BUMN seperti Himpunan Bank Negara (Himbara) sampai urusan pupuk.
βPermodalan platform Rp 3 miliar itu dari BUMN, Himbara. Kemudian akan menjadi agen pupuk, agen gas, semua BUMN juga. Makannya di sini (rapat) ada Pertamina, Pertamina Patra Niaga, ada Dirut PT Pupuk Indonesia juga,β kata Zulhas usai rapat di kantornya, Graha Mandiri, Jakarta Pusat pada Senin (19/5).
Maka dari itu Zulhas menyebut keberpihakan BUMN kepada Koperasi Desa Merah Putih akan sangat menentukan keberhasilan keberlangsungan koperasi tersebut nantinya. Dalam lini usaha simpan pinjam, nantinya Koperasi Desa Merah Putih juga tak lagi menggunakan uang cash atau tunai dan akan didukung Himbara.
βKalau kayak dulu, simpan pinjam ya taruh di peti duitnya. Jadi enggak ada yang nyimpen karena kalau di berangkas ada duit ya dipinjam terus. Nah sekarang di di koperasi itu tidak ada uang tunai kecuali untuk operasional harian,β ujarnya.
Untuk lini usaha sembako, Koperasi Desa Merah Putih juga tak lepas dari keterlibatan BUMN utamanya BUMN di sektor pangan. Nantinya BUMN seperti ID Food dan Bulog juga akan mendukung Koperasi Desa Merah Putih.
