DPR RI Minta Rute KRL Cikarang Diperpanjang hingga Cikampek

24 Desember 2025 19:00 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
DPR RI Minta Rute KRL Cikarang Diperpanjang hingga Cikampek
Wakil Ketua DPR RI meminta KAI untuk mempercepat perpanjangan rutel KRL hingga Cikampek.
kumparanBISNIS
Sejumlah penumpang antre untuk masuk ke kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek tujuan Stasiun Jakarta Kota di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (30/7/2024). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penumpang antre untuk masuk ke kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek tujuan Stasiun Jakarta Kota di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (30/7/2024). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperpanjang rute Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line ke Stasiun Cikarang sampai ke Stasiun Karawang atau hingga Stasiun Cikampek.
Mengutip Antaranews, Rabu (24/12), Saan melihat urgensi perpanjangan rute tersebut, sebab daerah tersebut merupakan kawasan industri nasional dengan mobilitas pekerja yang tinggi. Terlebih banyak pekerja pabrik di Karawang dan Cikampek yang merupakan warga Bekasi dan Jakarta, begitu juga sebaliknya.
"Kalau KRL masuk (Karawang), mobilitas masyarakat akan jauh lebih efisien. Kalau nanti ada KRL, penumpang bisa di atas 5.000 per hari, bahkan bisa lebih, karena arus pekerja sangat tinggi," kata Saan.
11 rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru buatan China resmi beroperasi di wilayah Jabodetabek. Foto: KAI Commuter
Saan menuturkan belum terelektrifikasinya jalur Cikarang–Cikampek–Karawang menjadi penyebab utama KRL Jabodetabek belum terhubung dengan Karawang dan Cikampek. Sebaliknya, permintaan juga diproyeksi akan tinggi seiring dengan kebutuhan masyarakat.
Perencanaan elektrifikasi jalur Cikarang-Cikampek sepanjang 40 kilometer tersebut sudah ada. DPR RI akan mengawal rencana perpanjang rute KRL tersebut, supaya segera terealisasi.
"Desainnya sudah ada, rencananya sudah ada. Sekarang tinggal bagaimana kita melakukan percepatan. Ini bukan sekadar proyek transportasi, tapi kebutuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan," katanya.
Trending Now