Filosofi Ekonomi ala Prabowo: Kebaikan Terbesar untuk Sebanyak Mungkin Orang

21 Juni 2025 4:30 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Filosofi Ekonomi ala Prabowo: Kebaikan Terbesar untuk Sebanyak Mungkin Orang
Prabowo menyebut filosofi itu ia ambil dengan menggabungkan konsep sosialisme dan kapitalisme.
kumparanBISNIS
Presiden RI Prabowo Subianto di Forum Ekonomi Internasional The 28th St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF 2025) pada Jumat (20/6/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden RI Prabowo Subianto di Forum Ekonomi Internasional The 28th St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF 2025) pada Jumat (20/6/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto membeberkan filosofi ekonomi yang ia anut dalam memimpin Indonesia. Ini dia sampaikan saat berbicara dalam Forum Ekonomi Internasional di Rusia.
Sebelum mengungkap filosofi yang ia yakini, Prabowo bicara soal dominasi ekonomi neoliberal hingga kapitalisme selama 30 tahun terakhir. Kesalahan terbesar negara-negara di Asia Tenggara selama ini, menurutnya, adalah mengikuti begitu saja konsep-konsep ekonomi tersebut.
Sementara Prabowo mempercayai setiap negara harus punya filosofi sendiri.
Prabowo menilai sosialisme murni terbukti tidak berhasil, karena terlalu utopis. "Banyak contoh di mana orang tidak termotivasi untuk bekerja," ungkapnya.
Sementara kapitalisme murni menghasilkan ketimpangan, hanya sebagian kecil yang menikmati hasil kekayaan.
Dengan mengambil konsep-konsep dari keduanya, Prabowo ingin menggunakan kreativitas kapitalisme di satu sisi, sekaligus ingin pemerintah mengintervensi dalam pemberantasan kemiskinan dan kelaparan.
"Karena itu, filosofi ekonomi kami bisa dirangkum dalam satu kalimat: Kebaikan terbesar untuk sebanyak mungkin orang," tegasnya.
"Pemerintah harus bekerja untuk memberikan kebaikan terbesar bagi sebanyak mungkin rakyat. Dan untuk itu, kami harus punya pemerintahan yang bersih dari korupsi. Saya percaya, inilah kunci pembangunan yang cepat," sambung Prabowo.
Trending Now