Gandeng Konsumen dan Driver, Ini Langkah Nyata Gojek Dukung Perbaikan Lingkungan

27 Juni 2022 17:00 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gandeng Konsumen dan Driver, Ini Langkah Nyata Gojek Dukung Perbaikan Lingkungan
GoGreener Tree Collective atau Pohon Kolektif GoGreener merupakan program yang diusung Gojek dengan tujuan melibatkan diri dalam gerakan perbaikan lingkungan global.
kumparanBISNIS
Ilustrasi pepohonan menyerap jejak karbon di wilayah perkotaan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pepohonan menyerap jejak karbon di wilayah perkotaan. Foto: Shutterstock
Patut disayangkan bahwa 2021 bakal dikenang sebagai tahun yang memprihatinkan. Bukan hanya karena wabah COVID-19 yang tak kunjung mereda ketika itu, melainkan juga peningkatan emisi karbon pada tahun tersebut tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah. International Energy Agency (IEA) mencatat emisi global pada tahun itu mencapai 36,3 gigaton karbon dioksida (CO2). Angka tersebut menunjukkan peningkatan sampai sekira 6 persen sejak tahun sebelumnya. Hal ini kebanyakan disebabkan oleh pembakaran batu bara dan gas alam yang terjadi hampir di seluruh belahan dunia.
Karena itulah diperlukan kontribusi semua pihak untuk memperbaiki masalah ini, tak terkecuali dari sektor transportasi. Sebab, tingginya mobilitas masyarakat dengan kendaraan pun jadi penyumbang tetap jejak karbon yang menjadi polusi lingkungan kemudian.
Guna menjawab masalah tersebut, perusahaan penyedia layanan transportasi online, Gojek, lekas berkomitmen untuk ambil bagian. Demi #JadiLebihBaik bersama-sama dalam mengurangi jejak karbon, Gojek menghadirkan layanan transportasi ramah lingkungan melalui program terbarunya, Pohon Kolektif GoGreener (GoGreener Tree Collective). Tertarikkah Anda jadi bagian program perbaikan lingkungan ini? Mari simak informasinya lebih lanjut.

Apa itu GoGreener Tree Collective?

GoGreener Tree Collective atau Pohon Kolektif GoGreener merupakan bagian dari program #GoGreener yang diluncurkan Gojek pada 2019 lalu. Program ini diusung dengan tujuan melibatkan diri dalam gerakan perbaikan lingkungan global, khususnya penghapusan jejak karbon yang tersebar di udara.
Ilustrasi program Pohon Kolektif #GoGreener. Foto: dok. Gojek
Fitur Pohon Kolektif #GoGreener dijalankan secara kolaboratif dengan Jejak.in, startup tanah air yang menyediakan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk memantau serta mengelola pohon atau tanaman. Dengan begitu, menanam pohon guna menyerap jejak karbon pun dapat dijalankan dengan mudah, transparan, serta berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Gojek mengajak segenap pengguna layanan untuk ikut berkontribusi secara nyata lewat program ini. Sebagai langkah awal, mereka telah menanam 1.000 bibit pohon di kawasan Konservasi Mangrove Pesisir Bedono, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Seiring program yang terus terlaksana, saat ini telah ada lebih dari 40.000 pengguna layanan yang mengaktifkan fitur Pohon Kolektif GoGreener dan 42.239 pohon tertanam di berbagai wilayah Indonesia, seperti Bontang, Bali Selatan, Kalimantan Barat, Jambi, dan lokasi-lokasi lainnya.
Untuk ikut berpartisipasi dalam program Pohon Kolektif GoGreener ini, Anda cukup masuk ke aplikasi Gojek, lalu sentuh ikon menu “Lainnya”. Kemudian, scroll layar ponsel Anda sampai bawah dan klik ikon menu GoGreener. Setelah itu, Anda tinggal pilih menu “adoptree” untuk mengaktifkan fitur “Pohon Kolektif GoGreener” dan ikuti arahan yang ada.
Ilustrasi cara mengaktifkan fitur Pohon Kolektif GoGreener. Foto: dok. Gojek
Bila sudah aktif, ongkos perjalanan akan bertambah tiap Anda menggunakan layanan, yaitu Rp 1.000 untuk GoRide dan Rp 2.000 buat GoCar. Yuk, segera aktifkan layanan GoGreener dan ikut ambil peran #JadiLebihBaik dalam upaya memperbaiki lingkungan!

Hadirkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan

Dalam laporannya Maret lalu, IEA menekankan bahwa setiap pihak dalam skala global mesti memastikan peningkatan emisi karbon di tahun 2021 tidak terjadi lagi, dan segala upaya perbaikannya perlu disertai dengan investasi berkelanjutan di bidang teknologi Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Pernyataan ini sejalan dengan isi pidato Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT mengenai COP26 pada November tahun lalu. Beliau mengatakan bahwa upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi jejak karbon adalah dengan menghadirkan kendaraan elektrik.
Menjawab agenda tersebut, Gojek telah menghadirkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui layanan GoRide Electric. Pihak yang memfasilitasi mitra driver Gojek motor elektrik adalah Electrum, perusahaan hasil kerja sama di antara Gojek, TBS Energi Utama, Pertamina, Gogoro, serta Gesits. Harapannya, upaya tersebut dapat memudahkan setiap orang untuk mengadopsi gaya hidup baru yang #JadiLebihBaik.
Mitra driver Gojek mengisi bahan bakar motor elektrik. Foto: dok. Gojek
Sebab, dengan menggunakan layanan GoRide Electric, para pengguna turut berperan dalam mewujudkan komitmen Grup GoTo, induk perusahaan Gojek, untuk mencapai Three Zeros pada 2030 kelak. Ketiga nol itu, antara lain ialah NZE atau nol emisi karbon, zero waste atau nol sampah, dan zero barriers atau nol hambatan.
Layanan GoRide Electric sudah mulai beroperasi sejak tahun lalu di area Jakarta Selatan. Pak Ismail, salah satu mitra driver, mengatakan bahwa dirinya bisa menghemat minimal Rp 15.000 per hari setelah menggunakan motor listrik untuk mengantar para konsumen.
"Saya sudah dua bulan uji coba, kebetulan dua unitnya saya sudah pernah uji coba, kalau per hari saya beli BBM bisa seharga Rp 40-45 ribu, dengan ini saya sewa Rp 30 ribu per hari," ujarnya.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai program Gojek yang mendukung pembangunan berkelanjutan, Anda dapat mengunjungi laman resmi mereka di sini atau follow akun Instagram mereka @gojekindonesia.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Gojek Indonesia
Trending Now