Hal Penting yang Perlu Gen Z Tahu Sebelum Pakai PayLater

27 September 2025 10:00 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hal Penting yang Perlu Gen Z Tahu Sebelum Pakai PayLater
Data menunjukkan bahwa lebih dari 30 persen pengguna PayLater berasal dari generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z.
kumparanBISNIS
Tips penting sebelum menggunakan PayLater untuk generasi muda.
zoom-in-whitePerbesar
Tips penting sebelum menggunakan PayLater untuk generasi muda.
Beberapa tahun terakhir, layanan PayLater jadi salah satu metode pembayaran yang populer di Indonesia. Menariknya, data menunjukkan bahwa lebih dari 30 persen penggunanya berasal dari generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z.
Dengan proses aplikasi yang cepat dan tanpa perlu kartu kredit, PayLater dianggap sebagai solusi praktis bagi mereka yang ingin memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun gaya hidup modern.
Namun, tren ini juga membawa tantangan tersendiri, terutama dalam hal literasi finansial. Nah, agar tidak terjerat utang yang berlebihan atau jatuh ke tangan pihak-pihak ilegal, berikut lima hal penting yang perlu dipahami sebelum menggunakan PayLater.

1. Pahami Mekanisme Dasar PayLater

PayLater adalah layanan kredit digital yang memungkinkan Anda membeli barang atau jasa sekarang dan membayar nanti dengan cicilan tertentu. Prinsip dasarnya mirip dengan kartu kredit, tetapi lebih sederhana karena tidak memerlukan kartu fisik.
Meski begitu, mekanismenya tetap melibatkan bunga dan beberapa PayLater tetap membebankan biaya administrasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana sistem ini bekerja agar tidak terjebak pada tagihan yang membengkak.
Misalnya, beberapa layanan PayLater menawarkan cicilan dengan bunga rendah mulai dari 1,99 persen per bulan. Jika digunakan dengan bijak, ini bisa menjadi alat keuangan yang efektif.
Namun, jika tidak direncanakan dengan baik, bunga tersebut dapat menumpuk dan memberatkan. Jadi, pastikan Anda memilih penyedia yang transparan tentang biaya-biaya ini serta memiliki reputasi yang baik di kalangan pengguna.

2. Kenali Risiko Gesek Tunai Ilegal

Salah satu risiko besar dalam penggunaan PayLater adalah praktik "gesek tunai" ilegal. Ini adalah metode pencairan dana PayLater melalui vendor tidak resmi yang sering kali menawarkan uang tunai langsung ke rekening Anda tapi transaksi dicatat sebagai pembelian barang. Meskipun terlihat menggiurkan, praktik ini sangat berbahaya karena melibatkan pihak-pihak yang tidak terverifikasi, sehingga meningkatkan risiko kebocoran data pribadi.
Sebagai contoh, ada kasus pengguna kehilangan akses akun mereka setelah menghubungi pihak tidak resmi untuk mencairkan limit PayLater. Untuk menghindari hal ini, pastikan Anda hanya menggunakan fitur pencairan dana melalui jalur resmi yang disediakan oleh platform PayLater.
Jika Anda sudah menjadi member Premium Kredivo, jangan pernah sekalipun mencairkan PayLater Kredivo lewat jalur ilegal. Sebab, keamanan akun menjadi rentan karena Anda menggunakan tidak sesuai fungsinya.

3. Kelola Limit dengan Bijak

Limit PayLater sering kali membuat pengguna merasa memiliki "uang tambahan". Namun, penting untuk diingat bahwa ini bukan uang cuma-cuma, melainkan pinjaman yang harus dibayar. Pengguna harus disiplin dalam membatasi penggunaan limit hanya untuk kebutuhan mendesak atau prioritas, bukan sekadar gaya hidup.
Sebagai langkah konkret, buatlah daftar kebutuhan sebelum menggunakan limit PayLater. Misalnya, jika Anda membutuhkan laptop untuk pekerjaan, pertimbangkan apakah cicilan sesuai dengan pendapatan bulanan Anda. Jika iya, maka penggunaannya bisa dipertanggungjawabkan. Namun, jika hanya untuk membeli barang yang tidak esensial, sebaiknya pertimbangkan ulang kembali.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh Kredivo adalah limit yang diberikan khusus kepada member Premium, bahkan hingga Rp 50 juta. Inilah yang harus dikelola dengan bijak. Jangan sampai hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif semata.

4. Prioritaskan Pembayaran Tagihan Tepat Waktu

Keterlambatan pembayaran tagihan PayLater dapat mengakibatkan denda dan penurunan skor kredit. Hal ini tentu saja akan berdampak negatif pada keuangan jangka panjang Anda. Oleh karena itu, selalu prioritaskan pembayaran tagihan tepat waktu.
Untuk mempermudah, manfaatkan fitur pengingat pembayaran yang biasanya disediakan oleh aplikasi PayLater. Selain itu, alokasikan sebagian pendapatan bulanan secara khusus untuk membayar tagihan ini. Dengan cara ini, Anda dapat menghindari risiko denda dan menjaga reputasi keuangan tetap baik.

5. Bangun Kebiasaan Menabung Sebagai Cadangan

Menggunakan PayLater secara bijak juga berarti Anda harus memiliki cadangan finansial yang cukup. Tanpa tabungan, risiko gagal bayar akan semakin tinggi. Oleh karena itu, bangun kebiasaan menabung meskipun sedang menggunakan layanan PayLater.
Cadangan ini bisa digunakan sebagai dana darurat ketika Anda mengalami kesulitan membayar tagihan. Misalnya, jika pendapatan bulanan Anda tiba-tiba berkurang, dana darurat ini dapat membantu melunasi tagihan tanpa harus berutang lagi. Dengan demikian, Anda dapat memanfaatkan PayLater tanpa khawatir jatuh ke dalam spiral utang.
Edukasi finansial yang baik menjadi pondasi penting bagi Gen Z untuk menggunakan PayLater secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan memahami mekanisme dasar, menghindari praktik ilegal, dan mengelola keuangan dengan baik, Anda dapat memanfaatkan layanan ini tanpa terbebani risiko.
Ingat ya, PayLater adalah alat bantu, bukan solusi permanen untuk masalah keuangan!
Trending Now