Hutama Karya Kirimkan Alat Berat ke Lokasi Bencana di Pulau Sumatera

29 November 2025 21:29 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hutama Karya Kirimkan Alat Berat ke Lokasi Bencana di Pulau Sumatera
Kementerian PU bersama mitra kerja kontruksi salurkan alat berat dan logistik untuk mempercepat penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera.
kumparanBISNIS
Kementerian PU bersama Hutama Karya kirimkan alat berat untuk menangani bencana banjir dan longsor di Sibolaga-Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Foto: Dok. Hutama Karya
zoom-in-whitePerbesar
Kementerian PU bersama Hutama Karya kirimkan alat berat untuk menangani bencana banjir dan longsor di Sibolaga-Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Foto: Dok. Hutama Karya
PT Hutama Karya (Persero) turut serta dalam penanganan darurat banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dan BUMN lain.
Pada ruas Padang–Bukittinggi, dua unit excavator PC-200 dari operator Tol Sicincin–Padang telah tiba di Lembah Anai sejak 28 November 2025 dan membantu pembersihan material longsor serta pengamanan badan jalan.
Untuk penanganan darurat di wilayah Kota Padang, satu unit excavator PC-200 dari proyek Flyover Sitinjau Lauik ditempatkan di kawasan Luminpark, satu unit excavator PC-75 berada di Pasar Baru Universitas Andalas sejak 28 November 2025, serta satu unit excavator PC-200 dari Tol Sicincin–Padang dimobilisasi pada 29 November 2025 pukul 07.00 dan kini beroperasi di Kuranji.
Secara keseluruhan, hingga Sabtu (29/11), dukungan Hutama Karya di Sumatera Barat mencakup lima unit excavator, terdiri atas empat unit PC-200 dan satu unit PC-75.
Kementerian PU dan Hutama Karya salurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir di Sumatera Utara. Foto: Dok. Hutama Karya
Selain itu, bantuan logistik juga disalurkan Hutama Karya kepada masyarakat di sekitar jalan tol dan kawasan terdampak banjir maupun longsor. Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga yang membutuhkan, sekaligus melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar distribusi bantuan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran.
Di Sumatera Utara, Kementerian PU melalui dukungan Hutama Karya memperkuat penanganan darurat di ruas Tarutung–Sibolga. Sejak 29 November 2025 pukul 00.00, satu unit excavator PC-200 dan satu unit excavator PC-330 dari area Siantar telah berada di lokasi, disertai satu unit truk tangki BBM berkapasitas 16 kiloliter untuk memasok bahan bakar alat berat.
Dua unit excavator PC-200 tambahan dari mitra kerja dijadwalkan mulai dimobilisasi pada 29 November 2025, sementara dua unit wheel loader yang mulai bergerak sejak 28 November 2025 sempat terkendala banjir di sekitar Tanjung Pura dan masih dalam proses pemutakhiran posisi.
Satu unit alat pancang SSP tengah memasuki tahap pra-mobilisasi dari Pool Dumai dengan target tiba pada 30 November 2025, lengkap dengan material sheet pile sebanyak 200 batang yang diangkut menggunakan dua unit trailer dari Cilegon.
Di Sumatera Utara, pengoperasian alat berat Hutama Karya juga didukung keberadaan posko darurat di sekitar ruas jalan dan kawasan terdampak. Posko ini berfungsi sebagai titik koordinasi lapangan sekaligus tempat penyaluran bantuan awal bagi masyarakat, yang pengelolaannya dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur penanganan bencana setempat.
Guna mendukung upaya penanganan dan tanggap darurat bencana di sekitar Jalan Tol Binjai–Langsa, Hutama Karya juga menambah posko pengungsian di Rest Area KM 41+000 Jalur B, yang melayani pengguna jalan dari arah Tanjung Pura menuju Binjai.
Kementerian PU dan Hutama Karya salurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di Aceh. Foto: Dok. Hutama Karya
Sejumlah bantuan disalurkan melalui posko ini, mencakup dukungan transportasi dan evakuasi, obat-obatan, serta makanan siap saji bagi warga terdampak yang membutuhkan akses aman menuju lokasi pengungsian.
Kemen PU juga menggandeng berbagai mitra kerja konstruksi untuk memperkuat mobilisasi alat berat, logistik, dan dukungan teknis di lapangan. Kolaborasi ini dilakukan mengingat tingginya kebutuhan penanganan tanggap darurat di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan darurat bencana.
“Dalam situasi darurat, kecepatan dan kolaborasi adalah kunci. Kementerian PU telah menggerakkan seluruh sumber daya mulai dari alat berat, personel teknis, termasuk dukungan logistik untuk membantu penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” pungkas Menteri Dody.
Trending Now