Ideku Rajut, UMKM Garut yang Buktikan Produk Rajutan Bisa Naik Kelas di Shopee
20 Oktober 2025 17:17 WIB
Β·
waktu baca 5 menit
Ideku Rajut, UMKM Garut yang Buktikan Produk Rajutan Bisa Naik Kelas di Shopee
UMKM asal Garut, Ideku Rajut, mampu menjual lebih dari 10.000 produk per bulan melalui berbagai produk fashion rajutan. Apa rahasianya? kumparanBISNIS

Ideku Rajut merupakan salah satu UMKM asal Garut, Jawa Barat, yang berhasil berkembang hingga dikenal ke berbagai daerah. Bergerak di bidang fashion rajut handmade, brand lokal ini didirikan oleh Ravi Febrian pada 2017, ini berhasil mempertahankan nilai seni rajut di tengah arus industri mode saat ini.
Berkembangnya Ideku Rajut bukanlah pencapaian yang instan. Ya, tujuh tahun lalu, Ravi yang masih berusia 18 tahun mencoba mulai berbisnis demi bisa bertahan di tengah perubahan zaman.
Di saat teman-temannya sibuk kuliah dan mengeksplorasi kemampuan diri, Ravi memilih untuk mewujudkan visinya menghidupkan kembali makna rajut di tengah industri fashion yang kian cepat dan mekanis.
Keputusan itu bukan tanpa risiko, sebab laki-laki asal Garut itu harus bergulat dengan berbagai tantangan bisnis tanpa memiliki modal besar dan tanpa jaringan luas. Hanya bermodalkan satu mesin manual tua dan keahlian merajut.
Ravi langsung serius membangun bisnisnya hingga pada 2020 lalu, Ia bergabung sebagai seller di platform Shopee dengan harapan meningkatkan pertumbuhan bisnisnya.
βMenjadi brand owner sudah menjadi mimpi sejak kecil, dan membawa rajut ke ruang yang lebih modern, tapi tetap punya jiwa adalah visi saya sekarang. Bertahun-tahun bekerja dan belajar di industri rajut, saya melihat potensi besar dalam bisnis ini dan akhirnya berani mendirikan Ideku Rajut. Proses pertumbuhannya tidak mudah,β kata Ravi.
βDari awalnya hanya berjualan offline, lalu tutup karena pandemi, sampai akhirnya yakin bahwa berjualan online di Shopee adalah langkah yang tepat. Keputusan itu terbukti pada tahun 2021, ketika toko saya resmi menjadi Shopee Mall setelah setahun berjualan online. Ini tuh bukan hanya tentang berkembang, tetapi tentang waktu dan komitmen dalam memberikan produk berkualitas,β lanjutnya.
Perjalanan Ideku Rajut: Konsistensi dan Shopee Menjadi Jawabannya
Butuh usaha, perjuangan, dan waktu bagi Ideku Rajut agar bisa benar-benar berkembang. Dari awalnya membuat ciput rajut, cardigan wanita, kaus kaki, legging, topi kupluk, hingga manset lengan panjang, produk-produk buatan brand lokal ini pun akhirnya berhasil mencuri perhatian pasar.
Ravi mengungkapkan, rahasianya ada pada konsistensi kualitas dan keberanian memanfaatkan ruang digital. Melalui Shopee, Ia menemukan cara untuk membawa produk lokalnya ke panggung yang lebih luas dan tempat belajar, mulai dari cara promosi, mengelola stok, hingga membangun hubungan dengan pelanggan.
βBenang itu soal kesabaran. Ia akan menunggu sampai kita tahu ingin jadi apa,β ungkap Ravi.
Bagi Ravi, rajut bukan hanya keterampilan, tapi seni yang sarat makna, karena setiap simpulnya menyimpan waktu, ketelitian, dan perasaan manusia. Tantangan yang harus dihadapi pun tak sedikit, mulai dari tren yang berubah setiap musim, jumlah pengrajin yang makin sedikit, mesin rajut manual yang semakin langka, dan modal yang harus dikumpulkan perlahan.
Melalui fitur seperti Iklan Shopee, Shopee Video dan Shopee Affiliate Program, ditambah berbagai program kampanye tanggal kembar, Ravi belajar menyampaikan cerita di balik setiap produk yang ternyata berhasil menarik perhatian konsumen.
Kini, Ideku Rajut mampu menjual lebih dari 10 ribu produk per bulan, bahkan momen di tengah tahun ini pada puncak kampanye Shopee 7.7 Shopee Mall 2025, penjualan meningkat hingga 5x lipat dibandingkan hari biasa.
Dalam proses produksinya, Ravi memilih bahan dari pengrajin benang dan kain di Bandung, kemudian mengolahnya di Garut dengan melibatkan warga sekitar. Setiap produk Ideku Rajut dibuat oleh para ibu rumah tangga, pemuda, hingga para ayah yang menjadi tulang punggung keluarga.
Menggunakan knitting technology fabric dan telah bersertifikasi OEKO-TEX, Ideku Rajut menjamin produknya aman, bebas bahan kimia berbahaya, dan ramah lingkungan. Istimewanya lagi, tak ada satu pun produk Ideku Rajut yang dijual di atas Rp 100 ribu. Ravi pun tetap mempertahankan kemasan yang elegan menggunakan pouch sablon mika berdesain estetik.
Meski begitu, Di balik keindahan setiap produk rajutnya, Ravi kerap menghadapi tantangan ketika target penjualan tidak tercapai, bahan yang sulit didapat, dan mesin tiba-tiba rusak di tengah produksi besar-besaran.
Karena itulah, selain selalu berinovasi mengikuti tren, Ideku Rajut pun selalu membagikan tips bagi para pelanggannya demi menjaga kualitas produk Ideku Rajut agar semakin awet:
1. Cuci dengan lembut menggunakan tangan, jangan dimasukkan ke mesin cuci
2. Gunakan air bersuhu ruangan dan hindari air panas agar serat benang tetap lentur
3. Jemur di tempat teduh, bukan di bawah sinar matahari langsung
4. Hindari pemutih dan deterjen keras agar warna tetap cerah dan tidak mudah rusak
5. Simpan dalam kondisi kering dan terlipat rapi, jangan digantung terlalu lama agar bentuknya tidak melar
Kini, di usianya yang baru 25 tahun, Ravi telah menjadi sosok inspiratif yang membuktikan bahwa produk lokal bisa bersaing tanpa kehilangan jati diri.
Melalui Ideku Rajut dan dukungan program dan fitur dari Shopee, Ravi bukan hanya membangun bisnis, melainkan juga merajut kehidupan bagi dirinya, keluarganya, dan banyak orang di sekitarnya.
Mendekati akhir 2025, Ideku Rajut pun tak sabar menantikan momen spesial kampanye Shopee 12.12 Birthday Sale. Ravi sudah menyiapkan berbagai penawaran dan promo menarik untuk memanjakan pelanggan setianya.
Kunjungi Ideku Rajut di Shopee melalui https://shopee.co.id/idekurajut. Untuk mendukung pertumbuhan brand lokal dan UMKM, Shopee menghadirkan kanal Shopee Pilih Lokal, wadah khusus untuk kurasi produk lokal berkualitas dengan berbagai penawaran menarik.
