Indika Energy Bidik Bisnis 10.000 Bus Listrik TransJakarta Lewat Brand Kalista

27 November 2025 15:33 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Indika Energy Bidik Bisnis 10.000 Bus Listrik TransJakarta Lewat Brand Kalista
Indika Energy tertarik ikut pengadaan bus Transjakarta. Pakai brand Kalista yang lebih sudah punya banyak armada listrik.
kumparanBISNIS
Uji coba bus listrik Kalista dengan Sumber Alam rute Bekasi-Yogyakarta. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Uji coba bus listrik Kalista dengan Sumber Alam rute Bekasi-Yogyakarta. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui perusahaan bus Kalista membidik peluang dari program elektrifikasi 10.000 bus Transjakarta hingga 2030. Indika menilai proyek besar ini membuka potensi bisnis B2B yang kuat, terutama untuk penyediaan bus listrik segmen besar yang menjadi fokus utama Kalista.
Director & Group Chief Investment Officer Indika Energy, Deddy Sudarijanto, mengatakan ada potensi B2B kedua pihak karena TransJakarta sudah merencanakan elektrifikasi 10.000 armadanya hingga 2030. Meski demikian, Kalista akan masuk di segmen bus besar.
“Tapi itu seluruh unit ya (10.000 armada), mulai dari (bus) besar sampai Metromini, sampai Mikrolet-nya. Kami sebetulnya punya kapabilitas di bus besar, itu yang mungkin menjadi target utama,” kata Deddy dalam Public Expose Indika Energy 2025 di Grha Mitra, Jakarta Selatan, pada Kamis (27/11).
Dengan rencana elektrifikasi tersebut, Deddy menilai TransJakarta tak hanya membutuhkan persiapan teknologi dan operasional, melainkan juga pendanaan.
Public Expose Indika Energy 2025 di Grha Mitra, Jakarta Selatan pada Kamis (27/11/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
Saat ini, Kalista merupakan operator yang menyediakan layanan fleet management dan Fleet as a Service (FaaS) dengan armada bus listrik. Di Jakarta, Kalista telah menghadirkan 60 unit bus listrik untuk TransJakarta–DAMRI. Sementara itu, di Medan, Kalista telah menghadirkan 27 unit bus listrik untuk Trans Metro Deli.
Selain Jakarta dengan TransJakarta, Kalista juga terus menargetkan pengembangan kerja sama dengan Trans Metro Deli. Deddy mengungkap terdapat beberapa provinsi lain yang mulai tertarik dengan layanan FaaS mereka.
“Fokus pertama tentu Jakarta. Medan akan ada perluasan dari kota menuju tingkat provinsi. Ada beberapa pemda dan pemkot yang sudah mulai bicara dengan kami, karena mungkin melihat showcase-nya sudah jalan di Jakarta maupun di Medan. Jambi salah satunya. Pemda Bali juga sangat concern mengenai bagaimana memproteksi daerah mereka,” ujarnya.
Selain Kalista, Indika juga memiliki Alva yang merupakan merek motor listrik. Pada lini ini, Deddy menyebut sudah ada beberapa potensi B2B, seperti perusahaan logistik yang telah menjadi klien. Selain itu, terdapat pula PLN dan penyedia layanan ojek online.
Minat sektor usaha terhadap penggunaan kendaraan listrik menurut Deddy disebabkan oleh faktor ekonomis, di mana biaya penggunaan listrik masih jauh lebih murah dibanding penggunaan BBM.
“Jadi, ada perusahaan-perusahaan logistik yang sudah mulai menjadi klien kami. PLN sendiri, di beberapa unit perusahaannya di seluruh Indonesia, sudah mulai mengonversi fleet mereka untuk pegawai yang melakukan perjalanan operasional menggunakan motor listrik. Berikutnya adalah mulai bekerja sama dengan ojol,” kata Deddy.
Trending Now