InJourney Hospitality Targetkan Okupansi Hotel Naik 3 Persen saat Nataru 2026

18 November 2025 14:58 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
InJourney Hospitality Targetkan Okupansi Hotel Naik 3 Persen saat Nataru 2026
InJourney Hospitality menargetkan Bali bakal menjadi daerah dengan okupansi tertinggi saat libur nataru.
kumparanBISNIS
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat (kanan) dan Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman (kiri) di kantor Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat (kanan) dan Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman (kiri) di kantor Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan
PT Hotel Indonesia Natour atau (InJourney Hospitality) memproyeksikan okupansi hotel di Indonesia meningkat 3 persen pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menjelaskan peningkatan okupansi diperkirakan mulai terjadi pada 18 Desember mendatang.
β€œJadi untuk prediksi kita memang untuk peningkatan itu terjadi sejak tanggal 18 Desember, Jadi kita harapkan kalau misalnya dibandingkan tahun lalu dan tahun sebelumnya peningkatannya kurang lebih 3 persen lebih,” kata Christine dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (18/11).
Christine memaparkan, Klaster Bali akan menjadi penyumbang tertinggi dengan perkiraan okupansi mencapai 78 persen pada liburan Nataru, terutama karena posisinya sebagai destinasi liburan unggulan.
Ilustrasi kamar hotel. Foto: Edvard Nalbantjan/Shutterstock
β€œKarena kita memang ada (Hotel The) Meru dan (Hotel) Bali Beach, ini tahun kedua kita buka (operasional hotel) itu memang sampai di angka 78 persen,” ungkap Christine.
Dalam paparannya, kenaikan okupansi diikuti oleh klaster Jawa yaitu diproyeksikan naik menjadi 72,3 persen yang mencakup sekitar 17 hotel. Setelah itu, klaster Sumatra 69,4 persen dan klaster Sulawesi diproyeksikan berada di level 50,5 persen, sementara klaster Kalimantan, yang hanya mencakup satu hotel, diprediksi mencapai 87,8 persen.
Christine mengatakan hotel bintang lima menunjukkan tren pertumbuhan okupansi paling signifikan, naik dari 64,4 persen pada periode 2023/2024 menjadi proyeksi 77 persen di periode 2025/2026. Hotel bintang empat juga diperkirakan menguat ke 78,1 persen, sementara hotel bintang tiga diproyeksikan mencapai 72,9 persen.
Dalam persiapan menghadapi liburan Nataru 2025/2026, Christine bakal berupaya mendorong pergerakan wisatawan dan memperkuat konektivitas destinasi di seluruh Indonesia.
β€œTentunya kita nationwide prestige, karena kita adalah hotel milik negara, dan kita itu bukan cuman sekedar pengelola dan pemilik, tapi bagaimana kita benar-benar bisa menjadi nationwide enabler di tourism,” tutur Christine.
Trending Now