J Resources (PSAB) Minta Restu Jual Tambang Emas Doup ke UNTR USD 540 Juta

4 November 2025 10:30 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
J Resources (PSAB) Minta Restu Jual Tambang Emas Doup ke UNTR USD 540 Juta
Proyek tambang emas Doup di Sulut masih konstruksi. Dijual J Resources (PSAB) ke UNTR karena butuh investasi besar untuk produksi.
kumparanBISNIS
Ilustrasi tambang emas. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tambang emas. Foto: Shutterstock
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (5/11) untuk menjual tambang emas Doup di Sulawesi Utara ke PT Danusa Tambang Nusantara (DTN), anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR).
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, penjualan dilakukan melalui anak usaha PSAB, PT J Resources Nusantara (JRN), yang akan melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Arafura Surya Alam (ASA) kepada DTN dengan nilai perusahaan (enterprise value) sebesar USD 540 juta atau sekitar Rp 9,01 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS).
Rencana transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material karena nilainya mencapai 125 persen dari ekuitas PSAB per 30 Juni 2025. Penyelesaian transaksi direncanakan paling lambat 23 Desember 2025 setelah seluruh persyaratan pendahuluan terpenuhi, termasuk persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas perubahan pemegang saham ASA.
โ€œPerseroan optimistis penyelesaian rencana transaksi dapat dilakukan sebelum 23 Desember 2025,โ€ tulis Manajemen PSAB dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/11).
Ilustrasi United Tractors. Foto: United Tractors
PSAB menjelaskan, proyek tambang emas Doup yang berlokasi di Kotabunan, Sulawesi Utara, masih dalam tahap konstruksi dan membutuhkan investasi besar untuk dapat berproduksi. Di sisi lain, perseroan masih memiliki beban pinjaman yang cukup tinggi, sehingga pelepasan aset ini dinilai strategis untuk memperkuat struktur permodalan dan likuiditas.
โ€œDengan adanya transaksi ini, perseroan akan mengembangkan aset tambang emas lain yang dimiliki, namun tetap terbuka terhadap peluang usaha baru,โ€ tulis manajemen.
Sebagai bagian dari rangkaian transaksi, PSAB juga telah menyelesaikan pengalihan hak atas tanah seluas 480,08 hektare di area izin tambang ASA dari JRN dan PT J Resources Mining Services Indonesia kepada ASA, dengan nilai pengalihan Rp 217,7 miliar atau setara USD 13,4 juta.
Setelah transaksi rampung, United Tractors melalui DTN akan melakukan kajian menyeluruh terhadap Proyek Doup sebelum melanjutkan proses konstruksi. ASA sendiri telah mengantongi izin operasi produksi dan diharapkan dapat mulai beroperasi dalam tiga hingga empat tahun mendatang, tergantung hasil kajian dan kesiapan proyek.
UNTR menyebut pembelian saham ASA oleh DTN merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio bisnis emas grup di Indonesia.
โ€œTransaksi ini sejalan dengan strategi jangka panjang United Tractors untuk memperkuat posisi di sektor pertambangan emas, selain komoditas batu bara dan nikel yang telah dimiliki,โ€ tulis manajemen UNTR pada Senin (15/9).
Saat ini Danusa Tambang Nusantara menjadi induk dari sejumlah perusahaan tambang milik United Tractors Group, antara lain PT Agincourt Resources (tambang emas Martabe), PT Sumbawa Jutaraya (tambang emas di Sumbawa), serta beberapa perusahaan tambang nikel seperti PT Stargate Pasific Resources dan PT Stargate Mineral Asia.
Trending Now