Jumlah Penumpang Pesawat Diproyeksi 10,5 Juta Orang selama Nataru, Naik 4,1%

23 Desember 2025 16:27 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jumlah Penumpang Pesawat Diproyeksi 10,5 Juta Orang selama Nataru, Naik 4,1%
Kenaikan jumlah penumpang pesawat Injourney terjadi pada 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
kumparanBISNIS
Situasi bandara yang dikelola InJourney jelang libur Nataru 2025/2026. Foto: InJourney
zoom-in-whitePerbesar
Situasi bandara yang dikelola InJourney jelang libur Nataru 2025/2026. Foto: InJourney
Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, memproyeksikan jumlah penumpang pesawat naik selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan sepanjang periode Nataru yakni 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 jumlah penumpang pesawat melalui bandara-bandara InJourney Airports diperkirakan meningkat 4,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 10,5 juta penumpang.
β€œSeluruh bandara di bawah InJourney Airport telah dipersiapkan untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang pesawat. Kami berharap bisa memberikan kenyamanan serta pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna moda transportasi udara,” kata Rizal Pahlevi dalam keterangan resmi, Selasa (23/12).
InJourney melalui anak usahanya, InJourney Airports, melakukan persiapan operasional di 37 bandara untuk menjamin kelancaran, keselamatan, serta kenyamanan perjalanan udara selama puncak musim liburan akhir tahun. InJourney memastikan seluruh bandara disiagakan 24 jam, untuk memastikan ketersediaan layanan penerbangan bagi masyarakat selama periode libur panjang.
Situasi bandara yang dikelola InJourney jelang libur Nataru 2025/2026. Foto: InJourney
Rizal mengatakan kolaborasi yang baik di antara stakeholders menjadi faktor utama kelancaran operasional dan pelayanan bandara saat peak season Nataru.
β€œLalu lintas penerbangan dan pelayanan kepada penumpang pesawat di bandara-bandara InJourney Airports berjalan lancar, termasuk pada arus puncak 20-21 Desember 2025, berkat dukungan seluruh pihak. Kami berterima kasih atas kolaborasi dan koordinasi yang sangat erat,” ujarnya.
Pada hari pertama prediksi puncak pergerakan yakni 20 Desember 2025, pergerakan pesawat tercatat 3.738 penerbangan dengan 517 ribu penumpang pesawat. Sementara pada hari kedua yaitu 21 Desember 2025 terdapat 3.695 penerbangan dan 512 ribu penumpang pesawat. Serta kemarin, realisasi pergerakan penumpang tanggal 22 Desember 2025 menjadi puncak arus yaitu 3819 penerbangan dan 543 ribu penumpang pesawat.
Sementara itu, Direktur Utama InJourney Maya Watono bandara di bawah InJourney Airports menjadi lebih siap menghadapi lonjakan penumpang, termasuk pada musim liburan akhir tahun kali ini. Hal tersebut tak lepas dari transformasi bandara yang dilakukan InJourney. Transformasi bandara oleh InJourney Airports dijalankan secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui pendekatan 3P yakni Premises, Process, dan People.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono. Foto: Dok. InJourney
InJourney juga memastikan kesiapan ekosistem pariwisata selama libur Nataru 2025/2026. Sejumlah hotel serta destinasi pariwisata di bawah InJourney Group telah mempersiapkan sejumlah program istimewa untuk menyambut kenaikan pengunjung selama libur akhir tahun ini.
Dari sisi penginapan, InJourney memperkirakan ada peningkatan okupansi hotel di InJourney Hospitality sebesar 3,3 persen, dengan okupansi diperkirakan sebesar 74 persen. Okupansi tertinggi diprediksi ada di wilayah klaster Bali dan Jawa.
β€œInJourney Grup akan menangkap peluang berdasarkan tren pariwisata yang naik. Pada saat yang sama, InJourney juga melakukan persiapan dengan sebaik-baiknya untuk memastikan pelayanan yang optimal sehingga perjalanan wisatawan melalui bandara InJourney Group dan destinasi pariwisata dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” kata Maya.
Trending Now