KAI Sumbang PNBP Rp 900 Miliar ke Negara pada Semester I 2025

20 Agustus 2025 15:11 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KAI Sumbang PNBP Rp 900 Miliar ke Negara pada Semester I 2025
Sumbangan PNBP KAI ke negara itu turun dibandingkan semester I 2024 yang ada di Rp 1,3 triliun.
kumparanBISNIS
Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama PT KAI, Rabu (20/8/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama PT KAI, Rabu (20/8/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengungkapkan kontribusi non-pajak perusahaan ke negara mencapai Rp 900 miliar pada semester I 2025. Jumlah tersebut merosot 30,76 persen dibandingkan capaian semester I 2024 yang ada di Rp 1,3 triliun.
"Kalau kita bandingkan dengan aktual 2024 masih lebih rendah. Tetapi kita masih punya 4,5 bulan ke depan untuk melampaui itu," kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (20/8).
Tak hanya itu, kontribusi pajak KAI juga terpantau menyusut. Pada semester I 2025, nilai kontribusi pajak hanya Rp 3,5 triliun, turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama 2024 senilai Rp 4,3 triliun.
Secara total, kontribusi KAI terhadap penerimaan negara pada enam bulan pertama 2025 hanya di Rp 4,4 triliun. Angka ini lebih rendah dibandingkan semester I 2024 yang ada di Rp 5,6 triliun.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI , Bobby Rasyidin. Foto: Youtube/ TVR Parlemen
"Seiring berjalannya waktu kondisi KAI yang mengalami pemulihan atas dampak pandemi memberikan peningkatan terhadap kontribusi kepada pemerintah di mana pada tahun 2024 total kontribusi yang diberikan KAI kepada pemerintah mencapai Rp 5,6 triliun dan pada tahun ini hingga 30 Juni 2025 kontribusi KAI kepada pemerintah sebesar Rp 4,4 triliun," ungkap Bobby.
Tren penurunan serupa juga pernah dialami KAI pada 2020 dan 2021. Saat itu, kontribusi pajak dan PNBP menurun, bahkan tidak ada setoran dividen akibat kinerja operasional yang terpukul imbas pandemi COVID-19.
"Pada tahun 2023 sampai dengan saat ini KAI tidak melakukan penyetoran dividen dikarenakan mempertimbangkan adanya penugasan strategis pada KAI," tutur Bobby.
Trending Now