Kembangkan Industri Maritim, RI-Rusia Sepakati 6 Poin Kerja Sama

6 November 2025 14:08 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kembangkan Industri Maritim, RI-Rusia Sepakati 6 Poin Kerja Sama
AHY mengungkap Indonesia sangat terbuka dalam kerja sama di sektor maritim kepada semua negara termasuk Rusia.
kumparanBISNIS
Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ketua Dewan Maritim Rusia Nikolai Patrushev saat acara konsultasi bilateral Indonesia-Rusia di Fairmont, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ketua Dewan Maritim Rusia Nikolai Patrushev saat acara konsultasi bilateral Indonesia-Rusia di Fairmont, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
Indonesia dan Rusia telah menyepakati enam poin kerja sama di sektor maritim. Kesepakatan ini meliputi alih teknologi untuk peningkatan angkutan laut sampai pengembangan infrastruktur pelabuhan yang berkelanjutan.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap Indonesia sangat terbuka dalam kerja sama di sektor maritim kepada semua negara termasuk Rusia.
β€œTermasuk di bidang pengembangan sumber daya manusia,” kata AHY usai konsultasi bilateral Indonesia-Rusia di Fairmont, Jakarta Pusat pada Kamis (6/11).
Untuk itu, AHY sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ketua Dewan Maritim Rusia Nikolai Patrushev.
Enam bidang tersebut meliputi peningkatan kapasitas dan kapabilitas angkutan laut dengan alih teknologi, kerja sama ilmiah dan teknis di bidang maritim, dan pengembangan infrastruktur pelabuhan yang berkelanjutan.
Selain itu, terdapat kerja sama industri galangan kapal, pendidikan dan pelatihan di sektor maritim sampai pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
β€œBaik terkait dengan industri perkapalannya, kemudian juga masalah bagaimana kita bisa mengolah sumber daya laut, perikanan di antaranya termasuk juga terkait dengan inovasi sumber daya manusia,” ujarnya.
Menko Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat acara konsultasi bilateral Indonesia-Rusia di Fairmont, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
Di samping itu, AHY juga menarget kontribusi sektor maritim terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dapat terus meningkat.
Nantinya, di tahun 2029 ia menarget kontribusi sektor maritim terhadap PDB mencapai 9,1 persen. Angka ini lebih tinggi dari target kontribusi sektor maritim terhadap PDB untuk tahun 2025 yang berada pada 8,1 persen.
β€œMaka diperlukan beberapa upaya yang serius,” ujar AHY.
Dalam upaya mengejar target sumbangsih sektor maritim terhadap PDB tersebut, AHY juga sudah berkoordinasi dengan beberapa kementerian terkait. Hasilnya, masih diperlukan peningkatan utamanya dalam hal sumber daya manusia.
β€œDari bidang masing-masing, semangatnya adalah kalau kita punya semakin banyak sumber daya manusia, khususnya para spesialis, para pakar, ahli di tingkat teknis maupun tentunya di tingkat yang lebih strategis lagi, maka kita bisa memperkuat industri dan juga kapasitas kita sebagai negara maritim,” kata AHY.
Trending Now