Kemenaker Anggarkan Rp 198 M untuk Program Magang Nasional Batch 2
30 Oktober 2025 12:57 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Kemenaker Anggarkan Rp 198 M untuk Program Magang Nasional Batch 2
Kemnaker siapkan Rp 198 miliar untuk Program Magang Nasional batch 2 bagi 80 ribu peserta, dengan uang saku setara UMK dan perlindungan BPJS.kumparanBISNIS

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) kembali membuka Program Magang Nasional dengan uang saku setara Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) bagi para fresh graduate.
Program magang batch 2 ini menargetkan 80 ribu peserta, setelah batch 1 sebelumnya diikuti 20 ribu peserta.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 198 miliar untuk program magang nasional tahun 2025 dan 2026. Dengan demikian, total anggaran program selama dua tahun mencapai Rp 396 miliar.
Yassierli memastikan pada batch 2 ini Kemnaker mendorong perluasan akses magang yang tidak hanya melibatkan perusahaan swasta dan BUMN, tetapi juga kantor kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
βDi batch 2 ini, Kemnaker mendorong perluasan akses magang tidak hanya perusahaan swasta dan BUMN, tetapi juga kantor kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Keterlibatan perusahaan mencerminkan komitmen terhadap pembangunan sosial dan ekonomi bangsa,β ujar Yassierli dalam keterangan tertulis, Kamis (30/10).
Pendaftaran program dilakukan secara daring melalui laman siapkerja.kemnaker.go.id. Tidak ada syarat tambahan untuk mengikuti program ini.
Tahapan pelaksanaan dimulai dengan pendaftaran perusahaan dan usulan program pemagangan pada 24 Oktoberβ5 November 2025, dilanjutkan dengan pendaftaran peserta pada 6β12 November 2025. Seleksi dan pengumuman peserta berlangsung 12β20 November, sementara pelaksanaan magang dimulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026.
Selain uang saku setara UMK yang disalurkan melalui bank-bank Himbara, peserta magang juga mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung pemerintah.
Program Magang Nasional ini menjadi bagian dari delapan paket stimulus ekonomi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada kuartal IV 2025 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas lapangan kerja.
