Kementan Catat 30 Ribu Ha Lahan Terdampak Bencana Sumatera, 4.500 Ha Gagal Panen

5 Desember 2025 18:58 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kementan Catat 30 Ribu Ha Lahan Terdampak Bencana Sumatera, 4.500 Ha Gagal Panen
Kementan menyiapkan bantuan benih dan alsintan untuk petani terdampak bencana Sumatera.
kumparanBISNIS
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono saat ditemui di Kantor Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono saat ditemui di Kantor Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan
Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat terdapat 4.500 hektare (ha) lahan pertanian yang mengalami puso atau gagal panen akibat bencana banjir yang melanda wilayah Pulau Sumatera.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan angka itu merupakan bagian dari total 30 ribu ha lahan yang terdampak banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sudaryono menjelaskan dari 30 ribu ha tersebut tidak semuanya terendam banjir, melainkan ada beberapa ha di antaranya yang terdampak imbas terputusnya akses menuju daerah tersebut.
โ€œ30 ribu (ha) itu besar yang terdampak, terdampak itu kan bisa karena jembatan putus, jalannya rusak, itu kan terdampak, ada 30 ribuan yang terdampak. Yang puso 4.500 (ha),โ€ kata Sudaryono saat ditemui di Kantor Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (5/12).
Sudaryono menjelaskan angka puso 4.500 hektare masih tergolong kecil dibandingkan total luas sawah nasional yang mencapai 7,3 juta ha. Sehingga kondisi itu tidak akan mengganggu produktivitas dan stok pangan secara nasional.
Kondisi Kampung Pili, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat usai dihantam banjir. Foto: Dok. Bakom RI
Sudaryono mengatakan Kementan telah menghitung total kerugian yang dialami akibat lahan gagal panen. Namun, dia belum menerima angka finalnya.
Sudaryono mengungkapkan lahan yang terdampak tidak hanya padi, tetapi juga tanaman pangan lain, seperti jagung. Kementan memberikan benih dan alat mesin pertanian (alsintan) gratis untuk petani yang mengalami gagal panen imbas banjir.
Trending Now