Kementerian ESDM Sudah Beri Izin Operasi Tambang Big Gossan dan DMLZ Freeport
13 November 2025 19:25 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Kementerian ESDM Sudah Beri Izin Operasi Tambang Big Gossan dan DMLZ Freeport
Kementerian ESDM mengungkapkan sudah memberi izin operasi kembali tambang Big Gossan dan Deep Mill Level Zone (DMLZ) milik PT Freeport Indonesia.kumparanBISNIS

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (13/11).
"Udah, udah [diberi izin] yang DMLZ sama Big Gossan," ucapnya.
Tri Winarno mengatakan meski sudah diberi izin, kedua tambang tersebut belum melalukan produksi atau wrapping up. "Udah tapi belum produksi," kata dia.
Lebih lanjut, Tri menyebut tambang Big Gossan dan DMLZ ini bakal memproduksi sekitar 600 ribu ton bijih tembaga per tahun, atau sekitar 30 persen dari total produksi bijih PT Freeport.
"600 ribu per tahun kira-kira gitu. Dua, jadi cuma 30 persen," imbuh Tri.
Sebelumnya Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Jenpino Ngabdi, memproyeksikan produksi emas perusahaan mencapai maksimal sekitar 15 ton hingga akhir 2025. dia mengatakan biasanya produksi normal mencapai 50 hingga 60 ton per tahun.
Dia menyebutkan penurunan produksi emas ini kemungkinan disebabkan insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave yang terjadi pada 8 September lalu. Ia pun menargetkan kembali ke tingkat produksi normal pada 2027.
βKarena mungkin kita ketahui ada insiden kemarin. Jadi mungkin kita kembali normal supply 50-60 ton di tahun 2027,β kata Jenpino.
