Lemigas Pastikan Kualitas BBM Pertalite di Jatim Sesuai Spesifikasi

1 November 2025 17:49 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lemigas Pastikan Kualitas BBM Pertalite di Jatim Sesuai Spesifikasi
Lemigas telah memeriksa kualitas BBM Pertalite di Jatim.
kumparanBISNIS
Konferensi pers sinergi penanganan keluhan konsumen SPBU di Jawa Timur di SPBU Jalan Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers sinergi penanganan keluhan konsumen SPBU di Jawa Timur di SPBU Jalan Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Balai Besar Pengujian Migas (Lemigas) Kementerian ESDM memastikan kondisi BBM Pertalite di SPBU Pertamina, khususnya di Jawa Timur (Jatim) sudah sesuai spesifikasi.
Hal ini menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait kendaraannya yang 'brebet' setelah menggunakan Pertalite. Untuk menindaklanjuti aduan, PT Pertamina Patra Niaga menggandeng Lemigas untuk mencari penyebabnya.
Koordinator Pengujian Aplikasi Produk Lemigas, Cahyo Setyo Widodo, mengatakan tim sudah mengecek tangki pengiriman, tangki pendam SPBU, hingga nozzle.
Lemigas melakukan pengambilan sampel Pertalite dari sejumlah SPBU di Jatim untuk diuji di laboratorium. Setidaknya dari total 16 sampel yang sudah dikantongi, Lemigas memastikan spesifikasi BBM masih sesuai.
"Sampai hari ini didapatkan hasil yang bahasa secara legalnya adalah on spesifikasi atau masuk atau sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah yaitu untuk jenis produk Pertalite, ini mengacu ke SK Dirjen Migas Nomor 486 Tahun 2017," ungkap Cahyo kepada wartawan di Surabaya, dikutip pada Sabtu (1/11).
Cahyo menegaskan Lemigas merupakan laboratorium independen dan terakreditasi, tidak hanya menguji sampel BBM milik Pertamina, tetapi juga seluruh sampel yang berkaitan dengan lingkup migas dari hulu sampai hilir.
Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar (kanan) didampingi petugas SPBU mengamati uji mutu bahan bakar minyak (BBM) saat inspeksi mendadak (sidak) BBM di Lumajang, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025). Foto: Irfan Sumanjaya/ANTARA FOTO
Cahyo menyebut sesuai SK Dirjen Migas, terdapat 19 parameter yang dihitung dalam menentukan kualitas BBM Pertalite, misalnya kesesuaian octane number (RON), dalam hal ini Pertalite memiliki RON 90.
"Kurang lebih ada 19 parameter, pertama adalah RON, kemudian sulfur, kandungan logam, oksigen, densitiy, armoatik, sampai ke visual density dan lain sebagainya," jelas Cahyo.
Cahyo menuturkan alur identifikasi kualitas BBM dilakukan mulai dari penerimaan BBM, pengiriman, hingga sampai ke titik SPBU. Pengecekan di lapangan hanya bisa terkait pasta air, visual, dan density, sementara sisanya harus dibawa ke laboratorium.
Saat ini, Pertamina Patra Niaga sudah mengecek sekitar 300 SPBU di wilayah Pantura Jatim, mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro hingga Malang.
"Intinya yang paling pasti tadi disampaikan oleh Pak Dirut (Pertamina Patra Niaga), bahwa hari ini posisinya dari sisi sampel yang diuji itu adalah on spec, ini yang bisa dilakukan oleh kami," tegas Cahyo.
Trending Now