Melihat Wujud Futuristik Gerbang Sentral Stasiun Namba di Osaka
11 November 2025 10:59 WIB
·
waktu baca 3 menit
Melihat Wujud Futuristik Gerbang Sentral Stasiun Namba di Osaka
Renovasi stasiun MRT-nya Jepang ini dirancang sejak 2020.kumparanBISNIS

Tampilan baru Central Gate di Stasiun Namba, Osaka, kini jauh lebih modern dan futuristik. Di balik wajah barunya, ada proses panjang selama empat tahun yang dijalankan dengan penuh perencanaan oleh Nankai Electric Railway Co., Ltd. Mulai dari tahap riset, uji coba fasilitas, hingga pelaksanaan renovasi.
Chief Railway Area Planning and Promotion Department Nankai Electric Railway, Fumika Tsuchiya, menjelaskan rencana renovasi ini sebenarnya sudah diusulkan sejak 2020. Namun, pelaksanaannya baru dimulai pada 2024.
“Perencanaan dua tahun, kemudian setelah itu baru kita mulai persiapkan untuk proyeknya. Yang membuat lama adalah masa perencanaannya,” ujar Fumika di Stasiun Namba, Osaka, Senin (10/11).
Menurutnya, proses yang panjang itu bukan tanpa alasan. Di Jepang, setiap proyek publik diutamakan memiliki perencanaan matang agar hasilnya bisa digunakan dalam jangka panjang. Sebelum renovasi dimulai, Nankai bahkan melakukan riset perilaku pengguna Central Gate untuk memahami kebutuhan mereka.
Dalam riset tersebut, perusahaan memanfaatkan teknologi kamera CCTV dan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis arus penumpang. “Dulu kita itu hanya bisa melihat alur dari penumpang yang masuk atau yang keluar itu dengan observasi, dan kita catat datanya. Tapi kali ini kita menggunakan teknologi AI. Kemudian kita gunakan kamera supaya tahu bagaimana alur ke luar-masuknya penumpang. Dan hasil itu kita gunakan untuk dasar pertimbangan renovasi Central Gate kali ini,” tutur Fumika.
Nankai juga melakukan observasi langsung untuk menentukan fasilitas tambahan yang dibutuhkan di sekitar Central Gate, seperti kursi atau area istirahat. “Dilakukan semacam penelitian, observasi. Kita letakkan bangku-bangku di situ, dan dengan peletakan tersebut kita lihat penumpang itu akan duduk di bangku tersebut atau tidak,” katanya.
Kini, area Central Gate benar-benar tampil baru. Setelah hampir setengah abad tanpa pembaruan sejak dibangun pada 1977, gerbang tersebut kini tampil dengan konsep modern dan futuristik. “Jadi ini dibangun pada 1977, dan sejak dibangun tidak pernah dilakukan renovasi, dan sudah berumur hampir setengah abad,” ujar Fumika.
Tampak deretan kursi dengan desain baru, papan tanda (signage board) yang lebih jelas. Serta nomor jalur besar di setiap pilar untuk memudahkan navigasi penumpang.
“Kita pikirkan kembali bagaimana pemberian petunjuk ya, sign yang bagus supaya penumpang tidak bingung. Jadi pada waktu penentuan sign, petunjuk itu kita lakukan perbandingan dengan perusahaan lain, kemudian positioning-nya itu seperti apa, kemudian nanti hasilnya itu seperti apa kita lihat di sini, kita lakukan penelitian di sini,” ujar Fumika.
Stasiun Namba memiliki tiga pintu utama: North Gate, Central Gate, dan South Gate. Sekitar 70 persen penumpang menggunakan North Gate, 20 persen lewat Central Gate, dan 10 persen melalui South Gate.
Setiap harinya, Central Gate melayani sekitar 229 ribu penumpang. Fumika menuturkan, renovasi ini membuat arus penumpang di Stasiun Namba kini lebih lancar dan tertata. “Perbaikan alur penumpang, di mana kelancaran supaya penumpang bisa masuk ke dalam platform stasiun,” imbuhnya.
