Menkop: Agrinas dan TNI Akan Bantu Pembangunan Fisik Koperasi Desa Merah Putih

27 Oktober 2025 19:46 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menkop: Agrinas dan TNI Akan Bantu Pembangunan Fisik Koperasi Desa Merah Putih
Pemerintah menggandeng PT Agrinas dan TNI untuk mempercepat pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih di ribuan titik wilayah pedesaan Indonesia.
kumparanBISNIS
Menteri Koperasi (Menko) Ferry Juliantono usai Rapat Koordinasi Terbatas di Grha Mandiri, Senin (27/10/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koperasi (Menko) Ferry Juliantono usai Rapat Koordinasi Terbatas di Grha Mandiri, Senin (27/10/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono mengatakan PT Agrinas Pangan Nusantara dan unsur TNI akan membantu pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).
Ferry baru saja menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan Menteri Desa Yandri Susanto, Senin (27/10), untuk membahas percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih.
Ferry menjelaskan, saat ini kelompok bank-bank BUMN (Himbara) diharuskan berkomunikasi dengan Agrinas yang rencananya juga akan menggandeng unsur TNI untuk membangun Kopdes Merah Putih.
“Sekarang Himbara juga harus berkomunikasi dengan PT Agrinas Pangan untuk mencairkan platform untuk kegiatan pembangunan investasi gudang, gerai, dan sebagainya,” katanya.
Selain dibina oleh Agrinas, lanjut Ferry, Kopdes yang lebih dahulu berdiri dan beroperasi juga tetap akan difasilitasi pemerintah dari sisi pendampingan dan pembuatan proposal bisnis.
Pemerintah, kata Ferry, telah meneken kontrak kerja sama dengan Agrinas. Nantinya, BUMN tersebut bisa menggandeng kontraktor lokal maupun TNI.
“Kami sudah buat kontraknya dengan PT Agrinas. Nanti apakah Agrinas bekerja sama dengan kontraktor lokal atau melibatkan TNI, itu untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan,” ungkap Ferry.
Petugas koperasi menata beras SPHP di Gudang Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Wundumbatu, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (19/8/2025). Foto: Andry Denisah/ANTARA FOTO
Saat ini sudah ada 100 Kopdes yang beroperasi terbatas. Ferry menargetkan dari total 5.000 lahan terverifikasi, sebanyak 2.400 Kopdes akan dibangun tahun ini.
“Sekarang sedang dibangun sekitar 2.400 dari total 5.000 lahan. Namun masih harus dilakukan verifikasi faktual agar memenuhi syarat, seperti kecukupan lahan dan lokasi strategis,” jelasnya.
Setiap Kopdes mendapatkan plafon pinjaman dari Himbara sebesar Rp 3 miliar. Pinjaman tersebut bisa digunakan untuk investasi (capital expenditure/capex) maupun biaya operasional (operational expenditure/opex).
Agrinas akan fokus pada pembangunan fisik Kopdes, sementara Kementerian Koperasi akan melibatkan business assistant untuk membantu penyusunan proposal bisnis.
Penugasan kepada Agrinas diberikan karena Kemenkop tidak memiliki kapasitas membangun fisik Kopdes. Ke depan, Kemenkop juga akan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan supervisi.
“Nah mengenai PT Agrinas, karena memang tugasnya diserahkan kepada PT Agrinas yang nantinya akan bekerja sama dengan TNI dan bisa melakukan pekerjaan ini dengan waktu yang cepat,” imbuhnya.
Sebelumnya, Ferry menyambangi kantor Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kamis (23/10). Ia mengatakan sudah ada kesepahaman dengan bank-bank Himbara terkait pembiayaan pembangunan fisik gudang, gerai, dan fasilitas penunjang Kopdes Merah Putih.
“Pertemuan hari ini dengan Menteri Keuangan dan Kepala BP BUMN serta COO Danantara bertujuan mempercepat proses pembayaran untuk pembangunan fisik gudang dan gerai-gerai,” kata Ferry.
Menurut Ferry, pembangunan telah dimulai di hampir 5.000 titik desa dan akan terus bertambah. Ia menegaskan, proyek ini bukan hanya membangun secara fisik, tetapi juga membuka akses permodalan dan pendampingan bagi koperasi desa.
Trending Now