Menperin Bertemu Menlu Finlandia, Bahas Investasi Industri-Efisiensi Energi

28 Oktober 2025 18:40 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
clock
Diperbarui 20 November 2025 15:45 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menperin Bertemu Menlu Finlandia, Bahas Investasi Industri-Efisiensi Energi
Pertemuan antara Menperin Agus Gumiwang dan Menlu Finlandia membahas perluasan investasi hingga pilot project efisiensi energi.
kumparanBISNIS
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang didampingi oleh Dirjen Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Try Supondy menerima kunjungan Menlu Finlandia Elina Valtonen beserta delegasi di Jakarta, 27 Oktober 2025. Foto: Kemenperin
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang didampingi oleh Dirjen Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Try Supondy menerima kunjungan Menlu Finlandia Elina Valtonen beserta delegasi di Jakarta, 27 Oktober 2025. Foto: Kemenperin
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Finlandia, Elina Valtonen, di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pada Selasa (25/10). Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama strategis di bidang investasi industri, digitalisasi manufaktur, peningkatan kapasitas SDM, serta dekarbonisasi sektor industri, termasuk rencana perluasan investasi oleh Nokia dan sejumlah perusahaan Finlandia lainnya di Indonesia.
"Pemerintah Indonesia siap memberikan asistensi langsung untuk mempermudah proses investasi tersebut, termasuk pendampingan pemenuhan ketentuan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan perizinan distribusi, agar investasi dapat terealisasi lebih cepat, patuh regulasi, dan memberi nilai tambah produksi di dalam negeri," ujar Agus.
Isu strategis lain yang dibahas antara lain proyek percontohan (pilot project) efisiensi energi dan teknologi rendah karbon untuk meningkatkan daya saing industri nasional, akselerasi digitalisasi industri dan penguatan rantai pasok lokal, dan skema pembiayaan hijau melalui Industrial Decarbonization and Competitiveness Facility (IDCF) untuk membantu industri memenuhi target penurunan emisi menuju regulasi emisi yang lebih ketat pada 2027.
"Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Finlandia sepakat untuk menindaklanjuti peluang investasi, penguatan rantai pasok lokal, dan kolaborasi teknologi hijau demi mewujudkan industri Indonesia yang makin kompetitif, berteknologi maju, dan rendah emisi," jelasnya.
Trending Now