Menperin Usulkan Insentif Fiskal untuk Industri Otomotif pada 2026

13 November 2025 18:03 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menperin Usulkan Insentif Fiskal untuk Industri Otomotif pada 2026
Kemenperin tengah menyiapkan usulan kebijakan insentif fiskal untuk sektor otomotif yang akan diajukan kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
kumparanBISNIS
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam gelaran Peresmian Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) di Sidoarjo, Selasa (4/11/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam gelaran Peresmian Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) di Sidoarjo, Selasa (4/11/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan usulan kebijakan insentif fiskal untuk sektor otomotif yang akan diajukan kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekon).
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan langkah ini diambil untuk mempercepat pertumbuhan industri otomotif nasional yang dinilai memiliki peran penting bagi perekonomian.
β€œKita harap mereka (industri otomotif) menjadi perhatian supaya mereka ada perlindungan tenaga kerja dan penciptaan tenaga kerja baru, penting ada perhatian khusus, paling tidak ada kebijakan fiskal 2026 agar supaya sektor otomotif bisa (tumbuh) jauh lebih cepat," kata Agus di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (13/11).
Lebih lanjut dia menjelaskan saat ini Kemenperin sedang merumuskan skema stimulus tersebut. Nantinya usulan tersebut akan diajukan kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
β€œKemenperin sekarang dalam proses merumuskan usulan yang akan diajukan pemerintah, dalam hal ini Menko Ekon. Kami sedang dalam proses merumuskan kebijakan insentif stimulus untuk sektor otomotif,” tambahnya.
Menurut Agus, sektor otomotif memiliki peran strategis dalam struktur industri nasional karena memiliki keterkaitan yang luas dengan berbagai sektor lain serta menyerap banyak tenaga kerja.
Agus mengeklaim kebijakan memberikan stimulus kepada industri otomotif juga menjadi langkah tercepat yang dilakukan oleh pemerintah ketika pandemi Covid-19.
β€œKami di Kemenperin melihat sektor otomotif terlalu penting untuk diabaikan sehingga (harus) menjadi perhatian khusus, karena backward dan linkagenya terdapat komponen ketenagakerjaan yang memang selalu harus kita lindungi,” jelasnya.
Trending Now