Mentan Sebut Sudah Tak Impor Jagung untuk Pakan, Justru Ekspor
8 Januari 2026 16:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Mentan Sebut Sudah Tak Impor Jagung untuk Pakan, Justru Ekspor
Mentan menyebut Indonesia sudah ekspor jagung untuk pakan ke Malaysia dan Filipina.kumparanBISNIS

Amran menjelaskan untuk ekspor, saat ini jagung dari beberapa daerah juga diekspor ke beberapa negara tetangga.
βDari kemarin sudah disampaikan, tidak ada impor jagung khusus pakan. Bahkan kita sudah ekspor. Ekspor di Kalimantan Barat ke Malaysia. Juga kita ekspor ke Filipina. Dari NTB, dari Gorontalo (produksinya). Jadi ada tiga tempat, dan Bapak Presiden lepas langsung,β kata Amran dalam Panen Raya Jagung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (8/1).
Mentan mengatakan, baru ada 1.000 hektare lahan jagung di Bekasi yang berhasil dipanen. Sementara untuk keseluruhan hingga kuartal IV 2025, jumlah lahan jagung yang dipanen mencapai 9.000 hektare.
βKe depan kita akan menyelesaikan 9.000 hektare. Untuk menuntaskan panen kita di kuartal IV, kurang lebih itu yang akan kita lakukan. Karena memang jaraknya ini memang dekat. Jadi kami harus segera selesaikan semua, sehingga rangkaian kuartal IV ini betul-betul bisa selesai. Sekaligus kita juga menanam untuk kuartal I tahun 2026,β ujar Amran.
Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menuturkan bahwa upaya menurunkan harga pangan tidak hanya berfokus pada beras, tetapi juga komoditas lain seperti jagung yang menjadi bahan utama pakan ternak.
Ia mengaku telah menerima jaminan dari jajaran Kementerian Pertanian terkait langkah konkret yang tengah disiapkan pemerintah. Dengan begitu, swasembada jagung juga dapat dicapai dalam waktu dekat.
βTidak hanya beras, tapi jagung saya dijanjikan oleh Pak Amran Menteri Pertanian didukung oleh TNI dan Polri dijanjikan bahwa jagung pun kita dalam waktu dekat akan swasembada. Pakan akan murah untuk seluruh peternak dan petani,β kata Prabowo
