Menteri Maman Mau Bikin Program Konser Musik Koplo Setiap Tahun

11 Juli 2025 19:06 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Maman Mau Bikin Program Konser Musik Koplo Setiap Tahun
Konser ini akan melibatkan hingga 500 UMKM. Perdana digelar di Gambir Expo, Kemayoran, 9 November 2025.
kumparanBISNIS
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menggelar konferensi pers Koplo Keliling di kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Jumat (11/7/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menggelar konferensi pers Koplo Keliling di kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Jumat (11/7/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menggagas sebuah program konser musik koplo bertajuk "Kopling" alias Koplo Keliling yang akan digelar di berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya menampilkan hiburan, acara ini juga akan melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi lokal.
Konser koplo perdana akan digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, pada 8-9 November 2025. Lokasi kedua bakal digelar di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor, tetapi untuk tanggal konser kedua ini belum ditetapkan Kementerian UMKM.
Meskipun konser koplo belum digelar, Maman percaya diri acara ini bisa berlanjut secara rutin setiap tahunnya.
β€œSaya berharap semoga ini bisa terus berlanjut sampai menjadi program rutin. Walaupun dari perencanaan teman-teman di Gajah Mada Entertainment baru sampai tahun depan aja,” ujar Maman dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (11/7).
Suasana konferensi pers Koplo Keliling di kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Jumat (11/7/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
Tagline dari program ini adalah β€œGoyang Ambyar, UMKM Bersinar”, yang menurut Maman merepresentasikan semangat untuk membangkitkan ekonomi melalui pendekatan hiburan yang ringan.
Kata Maman, konser Kopling tak hanya akan diisi oleh musisi-musisi koplo yang sedang naik daun seperti Denny Caknan, NDX, dan Ndarboy, tapi juga bakal menghadirkan 300-500 tenant UMKM di setiap lokasi penyelenggaraan.
Dengan potensi keterlibatan masyarakat hingga 25.000 orang per acara, Maman menyebut program ini punya dampak ekonomi yang signifikan. Namun, Maman belum dapat memproyeksikan berapa nominal perputaran uang dalam konser koplo tersebut.
β€œKita baru bisa melakukan benchmarking berapa potensi, berapa angka perputaran uang yang akan berputar. Tentunya nanti setelah acara pertama,” ucapnya.
Menurutnya, pemilihan genre musik koplo bukan tanpa dasar. Hasil survei menunjukkan bahwa 62 persen generasi muda di Indonesia menggemari musik koplo, dan secara keseluruhan sebesar 34-71 persen Gen Z adalah penikmat genre ini.
β€œIni berdasarkan data ya. Musik koplo sudah bergeser menjadi musik yang berelaborasi dengan kearifan lokal ataupun musik-musik dangdut di daerah Jawa,” jelas Maman.
Lebih lanjut, Maman juga menyebutkan Kementerian UMKM saat ini tengah menjajaki skema pembiayaan baru bagi pelaku industri kreatif.
Bersama Kementerian Hukum dan Kementerian Ekonomi Kreatif yang tengah mengupayakan agar kekayaan intelektual (intellectual property/IP) seperti ide lagu, film, hingga karya seni dapat dijadikan jaminan untuk mengakses pembiayaan.
β€œKita sekarang sudah mulai mengintensifkan koordinasi agar bisa memberikan ruang dan kesempatan sebesar-besarnya kepada penggiat industri kreatif,” ujar Maman.
Trending Now