Menteri Nusron Siapkan 240 Ribu Hektare Lahan untuk Tanam Bahan Baku Etanol

29 Oktober 2025 14:53 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Nusron Siapkan 240 Ribu Hektare Lahan untuk Tanam Bahan Baku Etanol
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid siapkan 240 ribu hektare lahan di 18 provinsi untuk bahan baku etanol, dukung target 1 juta hektare program energi nasional.
kumparanBISNIS
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat ditemui di kantor Kementerian PU, Rabu (29/10/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat ditemui di kantor Kementerian PU, Rabu (29/10/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan telah menyiapkan 240 ribu hektare lahan untuk bahan baku etanol.
Rencana ini menyusul rencana Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menargetkan penanaman bahan baku etanol di lahan seluas 1 juta hektare, guna mendukung program mandatori pencampuran 10 persen etanol pada bahan bakar minyak atau bioetanol (E10).
“Mencar-mencar [tersebar] di sejumlah provinsi, sementara memang baru sekitar 240 ribu hektare yang tersedia dari target 1 juta hektare,” ujar Nusron saat ditemui di kantor Kementerian PUPR, Rabu (29/10).
Nusron mengatakan, lahan tersebut tersebar di 18 provinsi dan akan terus diperluas hingga mencapai target 1 juta hektare, salah satunya untuk penanaman singkong.
Ia menambahkan, ada dua bentuk dukungan Kementerian ATR/BPN untuk program swasembada energi nasional. Pertama, melalui kemudahan tata ruang terkait urusan energi. Kedua, percepatan penyediaan lahan dan proses perizinan.
“Contohnya, dalam rangka proyek food estate di Merauke, prosesnya sangat cepat,” tandas Nusron.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan siap menanam bahan baku etanol di lahan 1 juta hektare, namun masih menunggu koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN.
“Etanol tergantung sahabat saya, Gus Nusron. Tanah ada, kita siap tanam,” kata Amran dalam Town Hall 1 Tahun Kinerja Kemenko Pangan di Jakarta, Selasa (21/10).
Ia menuturkan, penanaman bahan baku etanol akan difokuskan pada dua komoditas utama, yakni singkong dan tebu.
“Singkong disiapkan di lahan 1 juta hektare, tebu 500 ribu hektare. Dua komoditas ini bisa jadi etanol,” ujarnya.
Amran menambahkan, fleksibilitas penjualan menjadi keunggulan program ini.
“Kalau harga gula naik, kita jual gula. Kalau harga etanol naik, kita jual etanol, seperti di Brasil,” katanya.
Trending Now